Samarinda
DLH Apresiasi Peran Media Massa dalam Menginformasikan Soal Sampah dan Banjir di Samarinda
Kaltimtoday.co, Samarinda - Peran serta media massa dalam menyampaikan informasi ke masyarakat menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda. Pasalnya dari hasil distribusi informasi yang dilakukan media massa, jumlah sampah di Samarinda bisa diminimalisir. Terutama saat musim hujan melanda Kota Tepian.
Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani menuturkan bahwa, biasanya saat air meluap dan membanjiri pemukiman warga, tumpukan sampah menjadi tak terhindarkan.
“Sekarang dari informasi yang disampaikan, masyarakat lebih bisa melakukan langkah antisipasi,” beber Nurrahmani.
Dia mengenang, paska banjir biasanya petugasnya mengangkut sofa-sofa yang rusak, bahkan kasur yang rusak akibat terendam banjir. Namun belakangan, sampah yang menumpuk paska banjir hanya sampah rumah tangga dan sisa konsumsi warga.
“Kalau dulu ya bisa sofa, bisa kasur. Sekarang kan mereka tahu bahwa hujan turun deras, nah sudah siap-siap. Jadi perabotan rumah yang jadi korban juga bisa diminimalisir,” lanjutnya.
Terlepas dari program pengendalian banjir yang sampai saat ini masih dilakukan Pemkot Samarinda, perempuan yang akrab disapa Yama ini berharap agar banjir tak lagi terjadi di Samarinda. Terutama yang menimpa kawasan pemukiman warga Kota Tepian ini.
[KA | RWT | ADV]
Related Posts
- Pematangan Lahan RSUD AMS di Sempaja Disorot, Komisi III DPRD Samarinda Tekankan Izin dan Mitigasi Banjir
- Bencana Banjir Masih Menghantui Samarinda, BPBD Catat 23 Kejadian Sepanjang 2025
- BPBD Soroti Konstruksi RSUD AMS II, Bangunan Panggung Dinilai Lebih Aman dari Banjir
- Pematangan Lahan RSUD AMS II Diprotes Warga Rapak Binuang, Banjir Kian Parah Sejak Proyek Dimulai
- Izin Terbit Tak Sesuai Prosedur, Pengurukan Perluasan RSUD AMS II di Sempaja Selatan Ditangguhkan Pemkot Samarinda








