Daerah

Hadapi Kemarau Berkepanjangan, Perumda Tirta Mahakam Imbau Masyarakat Hemat dan Tampung Air

Supri Yadha — Kaltim Today 07 Agustus 2023 14:27
Hadapi Kemarau Berkepanjangan, Perumda Tirta Mahakam Imbau Masyarakat Hemat dan Tampung Air
Ilustrasi. (Pixabay)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mahakam menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi kemarau berkepanjangan, salah satunya yakni meminta masyarakat untuk hemat dan menampung air.

Perumda Tirta Mahakan telah menginstruksikan seluruh cabang dan tim operasional untuk memantau kondisi Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan cermat. Kekeringan yang berlangsung lama dapat mengurangi pasokan sumber air baku.

Kasubag Humas Perumda Tirta Mahakam, Wahono mengatakan, debit air di Sungai Mahakam mengakibatkan beberapa sumber air baku mulai mengering. Salah satunya, IPA 3 yang terletak di Sungai Tenggarong. Apabila hujan tak kunjung datang hingga dua bulan ke depan, dapat dipastikan IPA 3 berhenti beroperasi.

“Kalau untuk hari ini yang sungai kecil itu masih aman karena kami mengandalkan pasang surut air di bulan purnama. Namun, produksi air tidak dilakukan selama 24 jam penuh, distribusi dilakukan sepanjang hari,” kata Wahono, Senin (7/8/2023).

Perumda Tirta Mahakan telah merencanakan interkoneksi antar jaringan air sebagai langkah antisipasi. Jika IPA 3 Bekotok terpaksa berhenti beroperasi, IPA 1 Sukarame akan digunakan untuk menyuplai beberapa wilayah di Kecamatan Tenggarong yang terdampak. 

Selain itu, Perumda Tirta Mahakan juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar mulai menghemat penggunaan air. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan berhentinya operasi IPA akibat tingkat keasinan air Sungai Mahakam yang tinggi.

Untuk mengantisipasi matinya IPA di kawasan pesisir, Perumda Tirta Mahakam akan menyiapkan mobil tangki untuk menyuplai air bersih ke wilayah yang terdampak intrusi air laut.

“Kalau air asin Tenggarong, belum pernah. Paling jauh sampai Loa Janan. Tapi kan wilayah kita ini (Kukar) luas, termasuk Anggana dan juga Sangasanga. Jadi kalau air laut ini masuk ke Sungai Mahakam, kita duluan yang terdampak," tutup Wahono. 

[RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya