Daerah

Harapan Masyarakat Biduk Biduk Mengenai Sumber Air Baku, Begini Cara yang Akan Ditempuh Perumda dan DPUPR

Kaltim Today
10 Juli 2024 06:46
Harapan Masyarakat Biduk Biduk Mengenai Sumber Air Baku, Begini Cara yang Akan Ditempuh Perumda dan DPUPR
Kawasan Biduk-Biduk, Berau.

BERAU, Kaltimtoday.co - Masyarakat Biduk Biduk menghendaki agar sumber air baku yang telah dibangun oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batiwakkal dipindah ke lokasi berupa sumur Belanda. Pengakuan tersebut telah direstui oleh Bupati Berau Sri Juniarsih.

Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saiful Rahman, menuturkan bahwa restu Bupati itu sebenarnya berupa penambahan air baku, bukan pemindahan. Penambahan ini diharapkan bisa mengatasi masalah debit air yang diterima masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas air layak konsumsi. "Jadi combine. Yang lama juga tetap kita gunakan. Supaya ke depan tidak lagi muncul soal kualitas sudah bagus, volumenya yang tidak terpenuhi," ujar Saiful Rahman, Selasa, 10 Juli 2024.

Dengan solusi ini, diharapkan jumlah pelanggan air minum PDAM dari Biduk Biduk akan bertambah. Menurut Saiful, jumlah pelanggan PDAM di Biduk Biduk saat ini hanya satu dari seribu sambungan rumah (SR) yang ada. "Persoalannya bukan karena mereka tidak mau jadi pelanggan, tetapi karena sumber air yang ada tidak sesuai yang mereka harapkan," tambahnya.

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Decty Toga Maduli, mengakui bahwa masalah air bersih di Biduk Biduk masih bersifat kompleks. Sumber air baku yang ada saat ini tidak memenuhi harapan masyarakat. Ia menuturkan bahwa masyarakat akan berlangganan jika sumber air baku dipindah ke sumur Belanda.

Namun, Decty menambahkan bahwa tidak semua permintaan dapat dikabulkan. PUPR akan melakukan pengkajian terlebih dulu melalui angket untuk mengetahui permasalahan yang ada dan menelisik faktor yang mempengaruhi, apakah benar karena sumber air baku atau karena biaya. "Perlu angket supaya kita tidak salah sasaran. Kalau memang karena masalah air bakunya dan mau dipindah, maka dapat dipindah. Angket perlu supaya program kita ini tidak jalan sia-sia," tandasnya.

[MGN | TOS]


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya