Daerah

Jawab Kritikan Soal Sering Dinas Luar Kota, Basri Rase: Harus Keluar untuk Mendapat Rezeki

Suara Network — Kaltim Today 16 Maret 2024 05:27
Jawab Kritikan Soal Sering Dinas Luar Kota, Basri Rase: Harus Keluar untuk Mendapat Rezeki
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Dok. Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Bontang - Wali Kota Bontang, Basri Rase angkat bicara terkait kritikan yang sering ia terima karena sering melakukan dinas luar kota. Basri menjelaskan bahwa, kegiatannya di luar kota bertujuan untuk mempromosikan Kota Bontang dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

Basri mencontohkan bahwa selama dua tahun terakhir, bantuan keuangan dari Provinsi Kalimantan Timur dan kucuran dana dari Pemerintah Pusat untuk Kota Bontang meningkat signifikan. Hal ini, menurutnya, merupakan hasil dari usahanya dalam menjalin kerja sama dan lobi dengan berbagai pihak di luar kota.

"Sederhana saja. Kalau dalam rumah tangga sebagai kepala keluarga saja harus keluar untuk mendapat rezeki. Begitu juga wali kota harus keluar untuk mendapat manfaat Kota Bontang," kata Basri. 

Basri juga menegaskan bahwa, postur anggaran daerah Bontang meningkat signifikan selama ia memimpin. Hal ini menunjukkan bahwa kinerjanya dalam mengelola keuangan daerah patut diapresiasi. Selain itu, Basri juga membantu perusahaan swasta di Bontang, seperti PT Indominco Mandiri (IMM) dan PT Badak NGL, dalam mendapatkan izin dan kerja sama yang menguntungkan.

Terkait kritikan terhadap kegiatan Bimtek yang sering diadakan, Basri menjelaskan bahwa Bimtek bertujuan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bontang. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing masyarakat Bontang.

Basri Rase menegaskan bahwa kegiatannya di luar kota dan Bimtek yang diadakan merupakan bagian dari upayanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang. Ia mengajak masyarakat untuk melihat hasil dari kinerjanya dan tidak hanya fokus pada kritikan.

"Wajar saja ada yang kritik tapi kan lihat hasilnya lah. Ini Bontang juga semakin berkembang. Bimtek kan juga diperbolehkan secara hukum. Kami jalankan, berikan pendidikan kepada masyarakat. Yang penting berbuat saja dulu," sambungnya.

[RWT]

Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp 



Berita Lainnya