Daerah
Operasi Lilin Dimulai 19 Desember, Polresta Samarinda Antisipasi Lonjakan Aktivitas Nataru
Kaltimtoday.co, Samarinda - Polresta Samarinda akan menggelar Operasi Lilin Mahakam 2025 mulai 19 Desember 2025 sebagai langkah antisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Operasi ini difokuskan pada pengamanan wilayah dan pengendalian arus lalu lintas di titik-titik rawan.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menyebutkan, kepadatan diperkirakan meningkat di kawasan rumah ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta lokasi perayaan pergantian tahun. Oleh sebab itu, kepolisian menyiapkan pola pengamanan terpadu untuk mencegah gangguan keamanan dan kemacetan.
“Mulai 19 Desember kami laksanakan Operasi Lilin Mahakam. Setelah itu pengamanan Natal dan Tahun Baru langsung berjalan dengan total 1.082 personel gabungan,” ujar Hendri.
Menurut Hendri, dua fokus utama operasi adalah menjaga stabilitas kamtibmas dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. Polisi berupaya mencegah potensi konflik sosial, tindak kriminal, hingga ancaman keamanan lainnya yang dapat mengganggu perayaan Nataru.
“Situasi harus tetap aman dan kondusif. Kami tidak ingin ada gangguan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Selain aspek keamanan, pengaturan lalu lintas menjadi perhatian utama. Polresta memetakan sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama menjelang malam Natal dan malam pergantian tahun.
“Kami berupaya agar kepadatan tidak berkembang menjadi kemacetan panjang, khususnya di sekitar gereja, tempat wisata, dan pusat keramaian,” katanya.
Sebagai bagian dari persiapan, Polresta Samarinda telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk memetakan potensi kerawanan dan menyusun skema pengamanan di lapangan.
Sinergi dilakukan bersama Pemerintah Kota Samarinda, TNI, serta instansi teknis seperti Dinas Perhubungan, PLN, Pertamina, hingga otoritas bandara dan pelabuhan.
“Semua pihak kami libatkan agar pengamanan berjalan efektif sesuai peran masing-masing,” pungkas Hendri.
[RWT]
Related Posts
- DPRD Kaltim Kritik Pengembangan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II, SDM hingga Fasilitas Belum Maksimal
- Cegah Praktik Keuangan Ilegal, KUHP Baru Ancam Rentenir dan Pinjol Ilegal dengan Pidana Penjara
- Dua Bulan Beraksi Diam-Diam, ART Gasak Harta Kajari Samarinda
- Gedung 12 Lantai Depan UINSI Disorot TWAP Samarinda, Diduga Punya Izin Ganda dan Luasan Tak Sesuai
- Parkir Kontainer Liar di Palaran Disikat, Dishub Samarinda Gembosi Ban dan Bidik Perusahaan Pemilik









