Advertorial

Pemda PPU Gelar Forum Komunikasi Publik, Bahas Peningkatan Kualitas Pendidikan

Muhammad Razil Fauzan — Kaltim Today 12 Juli 2024 10:21
Pemda PPU Gelar Forum Komunikasi Publik, Bahas Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat memberikan sambutan pada Forum Komunikasi Publik dengan tema "Pendidikan Berkualitas" pada Jumat, (12/7/2024). (Fauzan/Kaltimtoday)

Kaltimtoday.co, Penajam - Pemerintah Daerah (Pemda) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menggelar Forum Komunikasi Publik dengan tema "Pendidikan Berkualitas" pada Jumat, (12/7/2024).

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 1000 tenaga pendidik ini, digelar untuk memberikan ruang diskusi dan mengevaluasi perjalanan pendidikan di PPU selama sembilan bulan terakhir sejak Pj Bupati PPU, Makmur Marbun menjabat.

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya diskusi dan evaluasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. 

"Hari ini sengaja kita buat untuk mencoba kita diskusi kira-kira seperti apa, bisa dievaluasi perjalanan kita selama sembilan bulan, apa-apa saja yang bisa kita torehkan bersama dan apa saja yang harus kita pikirkan bersama," ujarnya.

Makmur Marbun menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Disdikpora PPU yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ia berharap, para peserta yang hadir dapat menyampaikan isi pikirannya dalam hal memberikan peningkatan terhadap kualitas pendidikan di PPU.

Dalam sambutannya, Makmur Marbun menekankan peran penting kepala sekolah sebagai pemimpin dalam menciptakan pendidikan berkualitas. 

"Salah satu faktor yang menentukan pendidikan yang bermutu di sekolah adalah tergantung dari bagaimana kepala sekolah menjadikan dia sebagai pemimpin untuk membawa sekolah ini untuk maju. Dia selaku top manajer di sana sehingga kepala sekolah itu harus punya kemampuan manajerial," jelasnya.

Selain itu, Makmur Marbun menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam mengakselerasikan digitalisasi di sekolah, serta mendorong kemampuan numerik dan literasi peserta didik. Namun, ia menekankan bahwa semua upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif dari para guru. 

"Pemerintah harus memberikan perhatian, maka bagaimana kita mencoba mengakselerasikan digitalisasi di sekolah, mendorong kemampuan numerik dan literasi peserta didik. Tapi kalau hanya itu yang kita lakukan tetapi gurunya tidak melakukan ya tidak akan tercapai," katanya.

Untuk meningkatkan kompetensi para guru, Makmur Marbun menyarankan pelaksanaan workshop dan bimbingan teknis (Bimtek) oleh Kelompok Kerja Guru (KKG). 

Forum Komunikasi Publik ini menjadi ajang bagi para tenaga pendidik untuk menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi bersama untuk tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan. Dengan adanya forum ini, diharapkan kualitas pendidikan di PPU dapat terus meningkat, seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan zaman.

Acara ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan tenaga pendidik dalam mewujudkan visi pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah PPU. Melalui diskusi yang konstruktif dan kolaboratif, diharapkan akan tercipta langkah-langkah konkret yang dapat diimplementasikan untuk kemajuan pendidikan di Benuo Taka.

[RWT | ADV DISKOMINFO PPU]



Berita Lainnya