PEMKAB BERAU

Redam Dampak Karhutla, Bupati Berau Tinjau Kesiapan Pesawat Modifikasi Cuaca

Kaltim Today
24 Agustus 2026 18:51
Redam Dampak Karhutla, Bupati Berau Tinjau Kesiapan Pesawat Modifikasi Cuaca
Ketika Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas didampingi Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto meninjau kabin pesawat untuk OMC. (Miko/kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas didampingi Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto meninjau armada pesawat yang akan digunakan dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandar Udara Kalimarau, Senin (24/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan OMC yang digelar sebagai salah satu upaya dalam mengurangi dampak kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah ini.

Sri Juniarsih mengatakan, kehadiran armada pesawat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi yang telah dilakukan Pemkab Berau bersama pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) RI beberapa waktu lalu.

Pemerintah daerah sebelumnya telah bersurat untuk meminta dukungan pelaksanaan OMC di Kabupaten Berau.

“Ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi kita beberapa waktu lalu. Kami sudah bersurat untuk meminta bantuan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca di Kabupaten Berau, terutama untuk mengurangi dampak kekeringan dan karhutla,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah bersama satuan tugas untuk menangani karhutla.

Penanganan tidak hanya dilakukan dengan mengerahkan personel dan peralatan secara langsung ke lapangan, tetapi juga ditempuh melalui berbagai ikhtiar lainnya.

“Tidak hanya turun langsung ke lapangan. Kita juga sudah melakukan ikhtiar melalui salat Istisqa dan sekarang menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk membuat hujan buatan,” katanya.

Dia berharap, pelaksanaan OMC dapat berjalan optimal dengan memanfaatkan potensi awan hujan yang tersedia.

Dengan adanya hujan, ia berharap titik-titik api dapat segera ditangani dan kondisi kabut asap yang berdampak terhadap masyarakat dapat berangsur membaik.

“Kami berharap dengan teknologi ini dampak karhutla bisa tertangani dengan baik, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa harus mengkhawatirkan kabut asap akibat kebakaran hutan,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menggelar OMC di Kabupaten Berau.

Operasi tersebut dilakukan atas permintaan langsung Bupati Berau untuk memicu hujan dan menekan dampak karhutla serta kabut asap yang semakin memburuk.

Analis Kebencanaan Ahli Madya pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Tono Sumarsono, mengatakan operasi darurat tersebut dirancang berlangsung lima hari dengan mengoptimalkan potensi awan hujan di wilayah Berau dan sekitarnya.

“Kami dari pusat hadir untuk mensupport daerah karena penanganan bencana karhutla harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Untuk mendukung operasi tersebut, BNPB menyiagakan satu unit pesawat Cessna Grand Caravan 208B yang sebelumnya menjalankan misi serupa di Kalimantan Selatan.

[MGN | ADV PEMKAB BERAU]



Berita Lainnya