Daerah
Rieke Diah Pitaloka Kecam Kasus Ibu Kandung Jual Anak SD di Samarinda
Kaltimtoday.co - Kasus perdagangan anak yang dilakukan oleh ibu kandung di Samarinda, Kalimantan Timur, memicu kecaman keras dari anggota DPR sekaligus publik figur, Rieke Diah Pitaloka.
Rieke mengungkapkan kegeramannya setelah mengetahui seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dipaksa ibunya melayani pria hidung belang sejak kelas 1 SD hingga kini kelas 3.
“Pagi ini saya benar-benar terkejut dengan kabar mengerikan. Ada seorang ibu di Samarinda yang menjual anaknya sendiri sejak kelas 1 SD kepada lelaki hidung belang,” ujar Rieke melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (23/9/2025).
Dalam unggahannya, Rieke menuturkan bahwa korban kerap diancam tidak boleh sekolah apabila menolak permintaan sang ibu. Situasi semakin parah lantaran ayah tiri korban juga diduga melakukan tindak kekerasan seksual, sementara ibunya hanya berdiam diri.
“Anak itu diancam tidak boleh sekolah jika menolak. Ayah tirinya juga melakukan kekerasan seksual dan ibunya hanya diam. Na’udzubillah min dzalik,” tulisnya.
Menanggapi kejahatan yang disebutnya sebagai tindakan luar biasa, Rieke meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) segera turun tangan untuk menangani kasus ini.
Selain itu, ia juga mendesak Polri agar menangkap seluruh pihak yang terlibat. Tak hanya itu, Rieke mendorong pemerintah daerah serta DPRD Samarinda untuk ikut mengawal perlindungan anak, sementara Dinas Sosial diminta segera melakukan pendampingan terhadap korban.
“Kita tidak boleh membiarkan kasus seperti ini terjadi lagi. Anak-anak harus mendapat perlindungan penuh dari negara,” tegas Rieke.
[RWT]
Related Posts
- Serap Aspirasi Petani Lok Bahu, Demokrat Kaltim Siap Perjuangkan Kelangkaan Bibit hingga Pupuk Subsidi
- Pawai Pembangunan Ditiadakan, DPRD Samarinda Dorong Agenda Ekonomi Rakyat
- Anomali Dataran Tinggi Krayan, Beras Organik, dan Peran Penting Taman Nasional
- Antisipasi ISPA dan Heat Stroke, Pawai HUT RI di Kukar Resmi Dibatalkan
- BPBD Kaltim Catat 329 Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan, Terbanyak di Paser, Kubar, dan Samarinda









