Advertorial
Sebelum Tes Kesehatan, Najirah-Aswar Puasa Sejak Malam hingga Rutin Jalan Kaki
Kaltimtoday.co, Bontang - Bakal calon pasangan wali kota dan wakil wali kota Bontang, Najirah dan Muhammad Aswar menjalani tes kesehatan di RSUD Taman Husada, Bontang, Jumat (30/8/2024) pagi. Tes kesehatan ini merupakan salah satu proses yang wajib diikuti calon peserta Pilkada.
Najirah-Aswar tiba di RSUD Taman Husada sekitar pukul 06.35 WITA. Keduanya datang bersamaan dan kompak mengenakan rompi biru langit. Sebelum masuk ke ruangan check up, mereka langsung menyapa awak media.
"Sudah siap dengan cek kesehatan, semoga semua berjalan lancar," kata Najirah dalam prescon sebelum tes kesehatan dilakukan.
Najirah bilang, sebelum jalani medical check-up, sejak semalam dia telah berpuasa. Tidak ada olahraga khusus dijalani untuk prosesi ini. Menurutnya, cukup sulit mencari waktu berolahraga di tengah aktivitas sebagai wali kota Bontang. Namun, jalan kaki masuk ke gang-gang, rumah-rumah warga, sudah jadi "olahraga" hariannya.
"Olahraga saya masuk ke rumah-rumah warga, jalan kaki gang-gang, datangi warga," ujarnya.
"Saya juga, jalan-jalan. Tidak ada enak juga kalau tidak ada jalan-jalanya," timpal Aswar.
Usai precon ini, keduanya langsung masuk ke ruang pemeriksaan. Adapun pemeriksaan ini dilakukan di dua gedung. Gedung B dan gedung utama RSUD Taman Husada. Namun untuk pemeriksaan hari pertama, dipusatkan di Gedung B atau gedung eks covid-19 lantai 2.
Sebelumnya, Ketua KPU Bontang, Muzarroby Renfly mengatakan, secara umum pemeriksaan kesehatan terbagi tiga yakni pemeriksaan fisik, kejiwaan, dan narkotika. Ada 16 tim dokter spesialis diterjunkan. Ada pula tim dari BNN.
Roby memastikan tim dokter yang ditunjuk dalam pemeriksaan ini tidak terlibat atau terafiliasi dengan parpol atau paslon tertentu.
"Mereka bekerja professional, tidak terlibat parpol atau punya kedekatan pribadi dengan paslon tertentu," tandasnya.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr Suhardi bilang pemeriksaan dilakukan sejak pagi sekitar pukul 07.00 Wita hingga 18.00 Wita. Dari seluruh tahapan pemeriksaan, besar kemungkinan paling lama ialah pemeriksaan kejiwaan.
"Paling lama di rohani (kejiwaan). Nanti di sana ada semacam tes MBTI (kepribadian), psikologi, ada juga intelegensi," sebutnya.
[RWT | ADV KPU]
Related Posts
- Pemkot Bontang Cairkan Insentif Rp2 Juta untuk 2.000 Pegiat Agama, Wali Kota Neni Sebut Tertinggi se-Indonesia
- Melalui Kesra Pemkot Bontang, Pemuda Pancasila Salurkan Donasi Rp33 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra
- Rute Penyebrangan Bontang-Mamuju Ditarget 2026, Wawali Agus Kunjungi Sulbar
- Solidaritas Kemanusiaan, Pemkot Bontang Buka Donasi untuk Korban Bencana di Sumatra
- Jalan Rusak Hambat Perdagangan dan Mobilitas Warga di Poros Bontang–Sangatta








