Samarinda

Soal Trotoar Ambruk, Anhar Pertanyakan Peran Anggota Legislatif: Jangan Hanya Simbolis

Kaltimtoday.co, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar angkat bicara soal ambruknya trotoar atau pedestrian di Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda Kota, di tengah kegiatan Pawai Pembangunan, pada Sabtu (20/8/2022) lalu.

“Soal trotoar, saya bilang kalau dewan sekarang takut bicara, takut mengkritik,” ujar Anhar kepada Kaltimtoday.co melalui sambungan seluler, Minggu (21/8/2022).

Baca juga:  Jadi Penyebab Banjir di Kelurahan Bukit Pinang, Pembangunan Gudang PT SCB Dihentikan Sementara

“Jadi agak repot juga, DPRD yang punya fungsi pengawasan, dan kontrol, seolah-olah sekarang ini takut dan tidak mau berkomentar seperti hal-hal itu,” imbuhnya.

Mengenai ambruknya trotoar tersebut, Anhar sangat menyesalkan. Dia berharap hal serupa tidak boleh lagi tejadi. Pasalnya, hal tersebut menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Yang jelas dewan punya fungsi pengawasan terkait itu (infrastruktur). Tapi kalau dewan sendiri takut bicara, takut mengkritisi, ya sudah,” ungkapnya.

Trotoar yang ambruk saat pawai di Jalan Kesuma Bangsa mulai diperbaiki.

Anhar mengatakan, tentu insiden torotar ambruk ada sebab dan musababnya. Harus dipastikan secara teknis telah seusai dengat syarat atau tidak.

Anhar menegaskan, hal-hal tersebut yang perlu ditelusuri, dan hal seperti itu selama ini sering terjadi di Kota Samarinda, bahkan dari periode ke periode pemerintahan.

“Contoh Mahkota II misalnya, kan sampai saat ini tidak boleh dilewati kendaraan tertentu sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Nah, kalau memang bermasalah secara teknis pembangunan, harus disampaikan ke publik,” terangnya.

“Kok bisa seperti itu? Apakah sesuai badan teknis atau tidak? Jangan sampai tutup langsung tidak tahu kapan selesai. Jangan sampai jembatan itu dibangun tapi tidak bisa dilewati,” sambung Anhar.

Setali tiga uang, Anhar mengeluhkan saat ini pembangunan-pembangunan sulit untuk dikritisi. Termasuk infrastruktur dari aspirasi atau pokok-pokok pikirian, seperti drainase dan jalan di tingkat RT. Menurut Anhar, banyak yang kualitasnya tidak memadai.

Baca juga:  Kasus Pemukulan Mahasiswa, Satpol PP Samarinda Anggap Anggotanya Tidak Bersalah

Dalam hal ini, Anhar justru menekankan kritiknya terhadap lembaga Legislatif Samarinda. Dia mengingatkan pula kepada pimpinan DPRD Samarinda agar menjalankan fungsi dan tugasnya dengan maskimal, tidak sekadar simbolis semata.

“Jadi saya lebih mengkritik lembaga saya. Kalau soal trotoar, itu hanya satu dari sekian. Ketika sekarang terjadi seperti itu (trotoar ambruk) baru ramai. Mana peran dewan,” kata Anhar.

“Saya maklumi dewan, makanya saya tantang Ketua DRPD Samarinda untuk menyampaikan sesuai dengan fungsi lembaga. Jangan hanya sekadar simbolis lembaga, tapi betul-betul menyampaikan perannya,” pungkasnya.

[HI | RWT | ADV DPRD SAMARINDA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker