Nasional

Wajib Tahu, Ini Trik Jitu Lulus SNMPTN 2022

Kaltimtoday.co – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini kembali dibuka pada Senin, (14/2/2022) hingga dua pekan kedepan. Persaingan ketat untuk mendapatkan kursi di Perguruan Tinggi impian semakin terlihat.

Penting diketahui, potensi lulus jalur SNMPTN juga dipengaruhi oleh aturan kuota yang disediakan penyelenggara di masing-masing sekolah. Untuk sekolah akreditasi B, mendapat jatah kuota SNMPTN 2022 sebanyak 25% terbaik di sekolahnya. Sedangkan sekolah akreditasi C dan lainnya mendapat kuota 5% terbaik di sekolahnya. Untuk itu, pastikan kamu adalah satu diantara yang terbaik.

Baca juga:  Konsistensi Perjuangan Indonesia

Saat mendaftar, tak jarang, calon mahasiswa baru jalur SNMPTN kebingungan menentukan pilihan program studi yang dituju. Program studi (Prodi) biasanya merupakan jurusan yang dipilih oleh calon mahasiswa baru sesuai minat mereka. Oleh sebab itu, saat pendaftaran calon mahasiswa dihimbau untuk lebih teliti dalam memimilih jurusan. Karena saat jika dinyatakan lolos dalam mengikuti SNMPTN siswa tidak dapat mengubah pilihan.

Bahkan dibeberapa kasus, salah memilih jurusan juga memiliki potensi calon pendaftar tidak lulus SNMPTN. Agar tak keliru, simak cara jitu lulus SNMPTN 2022 berikut ini.

Baca juga:  Irwan Kecewa Mikrofon Saat Tolak Omnibus Law Dimatikan Puan Maharani

1. Perhatikan Penyebaran Prodi yang Dipilih 

Strategi pertama yang bisa diperhatikan baik sekolah, siswa maupun orang tua, yakni  sekolah harus memperhatikan penyebaran prodi yang dipilih oleh siswanya.

Jangan sampai, siswa di satu sekolah yang sama memilih program studi yang sama di kampus yang sama. Sangat dianjurkan, dari sekian siswa yang mendaftar memilih  program studi lain di kampus yang sama atau prodi yang sama di kampus yang berbeda.

Misalnya, ada 12 siswa dari sekolah yang sama, 8 di antaranya mendaftar di program studi dan kampus  yang sama. Jika sama-sama bagus, delapan siswa itu akan bersaing dengan sesama temannya dari sekolahnya sendiri. Padahal misalnya, jatah yang hanay diperoleh sekolah tersebut hanya dua atau tiga orang. Hak ini, bisa memperkecil peluang lulus siswa dari sekolah karena tidak berhasil mengatur strategi berdasarkan kuota yang diberikan.

2. Perhatikan Daya Tampung dan Daya Saing

Cara yang kedua adalah kamu haru melakukan riset terhadapat jurusan atau program studi yang dituju. Cari tahu peluang untuk lulus di prodi yang dipilih dengan melihat daya tampung serta peminatnya di tahun sebelumnya. Caranya bisa langsung cek di website resmi PTN masing-masing, atau juga bisa lihat di laman resmi LTMPT.

Di laman tersebut, cek perbandingan siswa yang mendaftar di SNMPTN tahun sebelumnya dengan daya tampung yang disediakan oleh program studi tersebut.

Baca juga:  Tunggakan Pajak di Bontang Capai Rp57,7 Miliar

Apabila jurusan pilihan memiliki persaingan yang ketat, maka harus ada strategi yang harus disusun. Apakah nilai yang dimiliki cukup untuk bisa diterima, atau bisa juga memilih jurusan lain yang lebih sepi peminat.

3. Cari Tahu Ketentuan Khusus Tiap Perguruan Tinggi Negeri yang Dituju

Hal yang tak kalah penting adalah harus memperhatikan aturan khusus yang dimiliki oleh masing-masing PTN. Untuk lintas jurusan misalnya, kebijakan ini sudah diatur oleh masing-masing PTN. Apakah kamu bisa atau tidak mengambil jurusan di bidang yang berbeda dengan SMA/SMK kamu.

Untuk mendaftar ke ITB juga ada formulir peminatan yang harus diisi saat akan mengambil jurusan tertentu. Sebab, sistem penerimaan ITB membatasi pilihan hanya sampai ke tingkat fakultas. Harus rajin cek website penerimaan di masing-masing PTN adalah hal yang harus dilakukan.

[NON]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker