Nasional

Washington Post hingga Straits Times Soroti Aksi Demonstrasi di Indonesia

Network — Kaltim Today 30 Agustus 2025 08:30
Washington Post hingga Straits Times Soroti Aksi Demonstrasi di Indonesia
Ribuan orang massa mahasiswa dan masyarakat berkumpul berunjuk rasa di depan pintu gerbang Polda Metro jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025. (Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co - Gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia usai tewasnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tak hanya menarik perhatian publik dalam negeri, tetapi juga mendapat sorotan luas dari media internasional.

Sejumlah media asing memberitakan bagaimana aksi massa berkembang menjadi protes besar menentang aparat kepolisian. Salah satunya, Washington Post dari Amerika Serikat menuliskan laporan berjudul: “Ketegangan meningkat di seluruh Indonesia seiring protes terhadap polisi meletus di beberapa kota.”

Sementara itu, media asal Singapura, The Straits Times, menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Dengan judul: “Kematian kurir pengiriman barang di Jakarta: Prabowo mengimbau masyarakat tenang, memerintahkan penyelidikan; mahasiswa berjanji akan melakukan lebih banyak demonstrasi,” media tersebut menekankan pada respons pemerintah serta janji mahasiswa untuk melanjutkan aksi protes.

Tidak hanya itu, pemberitaan juga datang dari RNZ (Radio New Zealand) yang mengutip pernyataan mahasiswa Indonesia. Dalam laporannya, RNZ menulis: “Mahasiswa Indonesia bersumpah untuk melakukan lebih banyak protes setelah satu orang tewas dalam demonstrasi di Jakarta.”

Adapun Telegraph India menggambarkan secara detail kemarahan massa yang tumpah ke jalan dalam aksi unjuk rasa di ibu kota. Media ini menyoroti bagaimana situasi di lapangan memanas dan menimbulkan kekhawatiran terkait stabilitas sosial di Indonesia.

Sorotan dari berbagai media internasional ini menunjukkan bahwa rangkaian demonstrasi di Indonesia tidak hanya menjadi perhatian dalam negeri, tetapi juga dipantau dunia internasional. Isu kematian Affan Kurniawan dalam insiden tersebut kini berkembang menjadi simbol perlawanan dan desakan transparansi terhadap aparat penegak hukum. 

[RWT] 


Related Posts


Berita Lainnya