Kaltim
6 Anggota BP-BKT Positif Covid-19, Pengumuman Penerima Beasiswa Kaltim Tuntas Ditunda
Kaltimtoday.co, Samarinda - Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP-BKT)menyampaikan pengumuman penerima beasiswa ditunda. Sebelumnya pengumuman dijadwalkan 30 Juli 2021.
Penundaan pengumuman itu disebutkan sudah sesuai petunjuk dan arahan Gubernur Kaltim Isran Noor. Salah satu alasannya karena pemberlakuan PPKM di Kaltim.
Selain itu ada 6 anggota dan sekretariat BP-BKT yang terpapar Covid-19. Saat ini mereka dalam proses pemulihan.
Sementara, Ketua BP-BKT Iman Hidayat juga sedang menjalani isolasi mandiri.
Baca Juga: Bantah Tak Beri PAD, Pengelola Parkir Mie Gacoan Tegaskan Rutin Setor Retribusi ke Pemkot SamarindaView this post on InstagramBaca Juga: Di Balik Maraknya Pencurian Helm, Rantai Penadahan Tumbuh Subur di Jantung Kota Samarinda
Meski begitu, BP-BKT dalam rilis resminya menyampaikan penundaan pengumuman beasiswa tidak berlangsung lama.
Sebagai informasi, pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan sudah ditutup 12 Mei 2021.
Setelah itu, BP-BKT melakukan perhitungan skoring dan perangkingan pada 17-31 Mei 2021.
Selanjutnya, verifikasi administrasi 2 Juni hingga 2 Juli 2021.
Terakhir, verifikasi faktual yang akan dilakukan mulai 5-29 Juli 2021. Namun, kegiatan ini tidak bisa dilakukan sesuai jadwal karena terkendala PPKM akibat pandemi Covid-19.
Pengumuman hasil seleksi yang direncanakan akan disampaikan pada 30 Juli 2021 akhirnya terpaksa ditunda.
Pendaftar Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan tahun ini sebanyak 110.582 pelamar. Terdiri atas 12.977 pelamar kategori tuntas pendidikan tinggi, 14.180 stimulan pendidikan tinggi, dan 83.425 stimulan siswa.
[TOS]
Related Posts
- Atasi Masalah Tempias di Pasar Pagi, Pemkot Samarinda Gunakan Dana CSR dari Kontraktor
- 1.500 Pedagang Pasar Pagi Sudah Terima Kunci, Disdag Sebut Tahap Pertama Distribusi Lapak Tuntas Januari 2026
- Terduga Pelaku Pencurian Helm Masih dalam Pemeriksaan Lanjutan, Kepemilikan Sajam Didalami
- Mediasi Sengketa Informasi Muara Tae Bergulir, Pemerintah Kampung Tegaskan APBKam Terbuka
- Samarinda Darurat Maling Helm: Penjagaan Ketat dan Parkir Berbayar Tak Jamin Keamanan









