Advertorial

Disbudpar PPU Sebut Potensi Pariwisata Unggulan Masih Butuh Pengelolaan yang Optimal

Muhammad Razil Fauzan — Kaltim Today 12 Juli 2024 10:43
Disbudpar PPU Sebut Potensi Pariwisata Unggulan Masih Butuh Pengelolaan yang Optimal
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Rusli. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Penajam - Dalam usaha meningkatkan potensi pariwisata unggulan di Penajam Paser Utara (PPU), Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Rusli, menyatakan bahwa banyak destinasi pariwisata di daerah ini yang masih dikelola secara pribadi dan belum secara langsung oleh pemerintah. 

“Sebenarnya kita ada beberapa destinasi pariwisata, cuma untuk yang dikelola langsung oleh pemerintah belum ada, masih dimiliki atau dikelola oleh masyarakat masing-masing,” ujarnya. 

Ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola destinasi ini secara langsung dilihat sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi optimalisasi potensi pariwisata di PPU.

Lebih lanjut, Rusli mencontohkan beberapa tempat yang potensial sebagai lokasi pariwisata unggulan, seperti Pantai Tanjung Jumlai, Pantai Amal, dan Pantai Nipah-nipah. 

Menurutnya, ketiga pantai ini memiliki potensi yang besar untuk menarik wisatawan, namun masih perlu penanganan yang lebih profesional untuk meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur.

Namun, Rusli juga menambahkan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata masih tergolong kecil. Hal ini menandakan bahwa ada banyak ruang untuk pertumbuhan dan peningkatan dalam pengelolaan pariwisata.

“Meskipun retribusi atau PAD kita masih kecil untuk pariwisata,” ungkapnya. 

Kekurangan dalam pengelolaan pariwisata ini tidak hanya berdampak pada perekonomian lokal, tetapi juga pada pelestarian alam dan keberlanjutan pariwisata. 

Untuk itu, Disbudpar PPU tengah merumuskan strategi untuk mengambil alih pengelolaan beberapa area tersebut dari masyarakat, agar dapat mengembangkan dan memaksimalkan potensi mereka dengan lebih baik.

Langkah strategis yang diusulkan meliputi peningkatan fasilitas dan infrastruktur, promosi yang lebih agresif, serta pengembangan kegiatan pariwisata yang dapat menarik minat wisatawan domestik dan internasional. 

Rusli berharap dengan pengelolaan yang lebih baik, PPU dapat menjelma menjadi destinasi wisata yang tidak hanya populer tetapi juga berkelanjutan.

[RWT | ADV DISKOMINFO PPU] 



Berita Lainnya