Samarinda
DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Bangun Parkir dan Pagar di Taman Baru Tepian Mahakam
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Sutrisno meminta Pemkot agar segera membangun lahan parkiran dan pagar pembatas Sungai Mahakam di Taman Buah Jalan Slamet Riyadi.
Pembangunan pagar pembatas antara Sungai Mahakam dan Taman Buah untuk mewaspadai terjadinya kecelakaan di kemudian hari oleh warga yang sedang berkunjung ke taman tersebut.
"Tempat itu adalah fasilitas umum yang disediakan oleh Pemkot Samarinda untuk masyarakat, sebelum dibuka dipastikan sarana dan prasarana lengkap," ungkap Sutrisno, Jum'at (24/9/2021).
Menurut Politikus PDI Perjuangan tersebut, pembangunan lahan parkir sangat urgen, sebab setiap fasilitas umum dilengkapi tempat parkir yang nyaman dan luas, sehingga tidak mengganggu ketertiban dan aktivitas masyarakat lainnya.
"Masalah keselamatan masyarakat pun penting menjadi perhatian Pemkot," kata Sutrisno.
Dia menilai, ada potensi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di Taman Buah tersebut, diantaranya e-parking dan retribusi jika tempat itu dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan aktivitas jual beli.
"Sangat berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah," ujarnya.
Selain pembangunan parkir, Sutrisno pun meminta instansi terkait untuk menata Taman Buah dengan rapi, aman dan nyaman dan ramah lingkungan.
"Pohon-pohon juga harus diperbanyak ditanam, untuk pelindung maupun resapan air," sebutnya.
Begitupun, Sutrisno meminta agar pemkot segera membuat regulasi pengelolaan Taman Buah agar tertata dengan baik.
[SDH | TOS | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Angkat Tema Raja Menjamu Rakyatnya, Festival Erau Adat Kutai 2026 Digelar September
- KONI Kaltim Minta Nomor Tanding Dirasionalkan, Pinjam Pakai Alat Jadi Solusi Hemat Anggaran
- Terdakwa Ungkap Fakta Baru dalam Persidangan Penusukan, Mulai dari Kontak Fisik Saksi hingga Pembiaran Membawa Sajam
- MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Wajib Dipisah dari Dana Pendidikan
- Viral Power Bank Terbakar di Kabin Pesawat, Cek 4 Penyebab dan Aturan Kemenhub









