Gaya Hidup

Jangan Ragu! Berikut Manfaat Mendonorkan Darah Bagi Kesehatan

Donor darah merupakan salah satu kegiatan sosial yang bertujuan untuk membantu antar sesama yang sedang membutuhkan transfusi darah. Menurut Palang Merah Amerika, satu sumbangan darah dapat menyelamatkan sebanyak tiga nyawa sekaligus.

Biasanya, darah yang diambil sebanyak 480 mililiter. Pria boleh mendonorkan darahnya setiap 12 minggu (3 bulan) dan wanita dapat memberikan darahnya setiap 16 minggu (empat bulan) -maksimal 5 kali dalam 2 tahun karena pria biasanya memiliki lebih banyak persediaan zat besi daripada wanita.

Baca juga:  Hospital Playlist 2 dan Sederet Drama Korea Ini Tayang Juni 2021, Mana yang Paling Kamu Tunggu?

Bila ditelisik dari segi kesehatan ternyata, mendonorkan darah tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang membutuhkanya. Tapi, kita sebagai pendonor, turut mendapatkan manfaat besar bagi kesehatan diri sendiri ketika rutin mendonorkan darah. Dilansir Kaltimtoday.co dari berbagai sumber, berikut adalah manfaat mendonorkan darah bagi kesehatan:

1. Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Donor darah secara rutin diketahui bermanfaat untuk menurunkan kekentalan darah. Semakin kental darah yang mengalir dalam tubuh, semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah.

Gesekan yang terjadi pada pembuluh darah ini dapat merusak sel-sel dinding pembuluh darah yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko terjadinya sumbatan pembuluh darah. Kondisi ini mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Menurut American Journal of Epidemiology, kegiatan donor darah dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 33% dan serangan jantung sebesar 88%. American Medical Association mengatakan, dengan mendonorkan darah setiap 6 bulan sekali dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke pada usia 43-61 tahun.

Baca juga:  8 Rekomendasi Film Korea Terlaris Sepanjang Masa

Hal tersebut karena donor darah juga membantu tubuh untuk membuang kelebihan zat besi. Zat besi yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan oksidasi kolesterol. Hasil dari proses oksidasi tersebut dapat menumpuk pada dinding arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.

Melalui donor darah, kadar zat besi dalam tubuh dapat menjadi lebih stabil dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

2. Menurunkan Risiko Kanker

Donor darah dapat mengurangi zat besi yang berlebih dalam tubuh. Kadar zat besi dalam darah yang berlebih dianggap menjadi salah satu penyebab meningkatnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dalam tubuh ini yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker.

3. Membuang zat besi yang berlebihan 

Zat besi dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk sel darah merah. Namun, apabila jumlahnya berlebihan, zat besi akan menumpuk di pembuluh darah, liver dan jantung.

Kondisi tersebut bisa dicegah dengan melakukan donor darah kadar secara rutin. Sebab, aktivitas tersebut dapat “membuang” zat besi berlebih di dalam tubuh sehingga jumlahnya lebih stabil.

4. Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah

Manfaat donor darah juga meningkatkan produksi sel darah merah. Ini karena saat melakukan donor, sel darah merah akan berkurang. Sumsum tulang belakang pun akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang hilang. Dengan rutin melakukan donor darah, tubuh kamu pun terpicu untuk melakukan pembentukan darah baru yang segar.

Baca juga:  Deranged, Film Korea yang Gambarkan Bencana Wabah Seperti Virus Corona

5. Mendeteksi Penyakit Serius

Sebelum melakukan donor darah, tekanan darah, suhu tubuh, nadi, dan kadar hemoglobin kamu akan diperiksa. Setelah proses donor darah selesai dilakukan, darah kamu akan segera dikirim ke laboratorium untuk menjalani 13 tes yang berbeda. Bila di dalam darah ada yang salah, kamu akan segera diberitahu.

Jadi, dengan kata lain, melakukan donor darah sama seperti mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Kamu bisa mengetahui kondosi kesehatan kamu, bahkan mendeteksi masalah yang dapat mengindikasi kondisi medis tertentu atau faktor risiko untuk penyakit tertentu. Hal ini karena darah yang kamu donorkan juga akan diuji untuk beberapa penyakit, seperti hepatitis B, hepatitis C, HIV, virus West Nile, dan sipilis.

6. Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan dapat dengan cara melakukan donor darah. Donor darah dapat membakar 650 kalori saat memberikan 450 ml darahnya. Tetapi kamu tidak bisa menjadikan donor darah menjadi program penurunan berat badan. Kamu tetap harus menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga secara teratur dan tetap memperhatikan asupan makanan.

7. Menurunkan Kolesterol

Manfaat kesehatan lain dari mendonorkan darah secara rutin adalah menurunkan kolesterol, sehingga dapat membantumu dalam mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Dengan melakukan donor darah, kolesterol yang ada di dalam darah secara tidak langsung akan berkurang bersamaan dengan keluarnya darah yang lama. Ini sangat bagus untuk menurunkan kolesterol.

Baca juga:  Menegangkan, Berikut Rekomendasi Film Korea yang Bertema Kriminal

8. Membantu Mempercepat Penyembuhan Luka

Setelah donor darah, akan terjadi penyesuaian tubuh terhadap berkurangnya sel darah merah. Penyesuaian ini juga dibutuhkan tubuh ketika mengalami luka yang mengakibatkan berkurangnya sel darah merah. Kondisi ini yang membuat penyembuhan luka menjadi lebih cepat.

9. Mencegah Penuaan Dini

Donor darah secara teratur dapat membantu kulit bergenerasi secara sempurna. Kadar zat besi yang berlebih dapat meningkatkan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menjadi penyebab penuaan dini.

Kebutuhan darah di Indonesia masih belum terpenuhi oleh jumlah kantong darah yang didapatkan. Kurangnya ketersediaan darah disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Jika sudah mengetahui manfaat kesehatan yang akan didapatkan, semoga bisa memotivasimu untuk tidak ragu mendonorkan darah, ya!

[RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close