Advertorial

Jelang Hadirnya IKN, Komisi II DPRD Kaltim Lihat Potensi Menjanjikan untuk Kembangkan Sektor Peternakan

Yasmin Medina Anggia Putri — Kaltim Today 06 November 2023 14:19
Jelang Hadirnya IKN, Komisi II DPRD Kaltim Lihat Potensi Menjanjikan untuk Kembangkan Sektor Peternakan
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Yasmin/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Jelang kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2024 mendatang, daerah penyangga sekitar IKN dituntut untuk bersiap diri. Dalam hal ini, Komisi II DPRD Kaltim melihat potensi menjanjikan dari sektor peternakan. 

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono mengatakan, pihaknya ingin tahu kawasan mana saja yang kiranya cocok untuk dikembangkan sebagai sektor peternakan. Hal tersebut juga sudah dibahas dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim. 

"Kami ingin mengetahui kawasan mana saja yang cocok untuk pengembangan peternakan. Apakah sentra ekonomi peternakan di satu kawasan atau ada di daerah lain," ungkap Sapto belum lama ini. 

Jika mengarah untuk menangkap potensi dari hadirnya IKN, maka ujar Sapto, idealnya sektor peternakan juga harus bisa penuhi kebutuhan daerah secara mandiri dulu. Terutama di komoditas daging, telur, sampai susu. 

Selain membahas itu, Komisi II DPRD Kaltim juga menekankan pentingnya realisasi program peternakan. Tujuannya untuk meraih kedaulatan pangan demi terwujudnya rencana pembangunan jangka menengah 2024-2026.

"Kaltim harus meningkatkan kemandirian pangan, seperti memproduksi daging dan telur di daerah, di samping menjaga konsistensi dan kualitasnya," jelas politisi dari Fraksi Golkar itu. 

Pihaknya juga turut mendorong peternak agar bisa memanfaatkan hibah pemerintah. Agar ekonomi kerakyatan di bidang peternakan juga bisa semakin maksimal. 

Sapto menambahkan, produksi daging dan telur di Kaltim juga belum cukup untuk kebutuhan di dserah. Sebagai contoh, kebutuhan daging sapi di tingkat Kaltim hanya 28 persen yang bisa dipenuhi oleh peternak lokal. 

Kemudian, untuk komoditas telur ayam pun sama. Peternak di Samarinda hanya bisa memenuhi 40-60 persen permintaan untuk tingkat provinsi. 

"Sementara, sektor peternakan di Kaltim semestinya bukan hanya daging sapi, tetapi juga ada kambing, lebah, walet, dan hasil ternak lain yang punya potensi ekonomi," tandasnya. 

[RWT | ADV DPRD KALTIM]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya