KukarNasional

Pemerintah Salurkan Bantuan 4 Anak Yatim Piatu di Kukar Akibat Covid-19

Pemkab Beri Jaminan Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Kabar duka pasangan suami istri, Ali Yusni dan Deasy Setiawati yang meninggal dunia karena Covid-19 dan meninggalkan keempat anaknya yang masih kecil. Mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar).

Diketahui, almarhum Ali Yusni merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar. Empat anak yang ditinggalkan bernama Arya (17), Arga (13), Arba (8) dan Aira (4).

Baca juga:  KLHK Pastikan Wilayah IKN di Kaltim Bukan Kantong Sebaran Orangutan

Bupati Kukar, Edi Damansyah beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengunjungi kediaman rumah orang tua almarhum pada Senin (27/7/2021).

“Kami sangat bersyukur kondisi duka 4 anak yang kehilangan kedua orangtuanya terdengar oleh Presiden RI, Joko Widodo,” kata Edi Damansyah.

Baca juga:  Paripurna LKPj APBD 2020, DPRD Kukar Soroti Hutang dan Penanganan Covid-19

Tadi, Presiden menyampaikan berita duka kepada pihak keluarga dan memberi bantuan yang ditransfer langsung melalui rekening putra almarhum. Semua pasti tahu, beban yang dihadapi keempat anak almarhum tidaklah ringan. Apalagi meninggalnya dalam waktu yang berdekatan.

“Pihak keluarga juga mendoakan Presiden agar selalu sehat dalam menjalankan segala aktivitasnya,” terangnya.

Pemkab Kukar juga memberikan bantuan biaya pendidikan keempatnya hingga perguruan tinggi. Pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama mendoakan bagi mereka menjalani perawatan segera disembuhkan dan yang meninggal dunia karena wabah Covid-19 mudah-mudahan diterima segala amal ibadahnya dan ditempatkan disisi terbaik Allah SWT.

Baca juga:  Aksi Damai Tolak Pencabutan SKB, Puluhan TKBM Datangi Tiga Tempat di Kukar

Sementara itu, Bupati Kukar tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan, menaati dan mematuhi pentingnya menegakkan disiplin protokol kesehatan secara ketat. Sebab kebijakan pemerintah semata-mata ingin melindungi rakyatnya dari penularan Covid-19.

“Pemerintah dimana pun diatas bumi ini tidak ada maksudnya menyengsarakan rakyatnya sendiri. Tidak ada. Karena pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat,” pungkasnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR] 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker