Nasional
Prabowo Subianto Sebut Ciri Negara Gagal Ditandai dengan TNI dan Polri yang Gagal

Kaltimtoday.co, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan refleksi dari eksistensi negara dalam menegakkan kedaulatan dan keamanan nasional. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang digelar di The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/1/2025).
Menurut Prabowo, TNI dan Polri adalah representasi nyata dari keberadaan negara, pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945, serta implementasi berbagai produk hukum, peraturan pemerintah, dan keputusan presiden. Ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah tidak akan berarti tanpa pelaksanaan dan penegakan yang efektif dari institusi tersebut.
"Saudara-saudara sekalian, ciri khas negara yang gagal adalah tentara dan polisi yang gagal," ujar Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo menjelaskan bahwa TNI dan Polri memiliki kewenangan eksklusif dalam memegang monopoli kekuatan fisik dan senjata. Kewenangan ini, kata Prabowo, diberikan langsung oleh rakyat, yang bertanggung jawab membiayai operasional dan kebutuhan personel TNI-Polri.
"Rakyat menggaji saudara, melengkapi saudara dari ujung kaki hingga ujung kepala, serta memberi kuasa kepada tentara dan polisi untuk memegang monopoli senjata," tambahnya.
Dengan mandat besar tersebut, Prabowo menegaskan bahwa seluruh personel TNI-Polri harus mengabdikan diri sepenuhnya kepada rakyat serta siap berkorban demi kepentingan nasional.
"Diberi kekuasaan artinya rakyat menuntut dedikasi tinggi, pengorbanan luar biasa. Saudara menerima mandat dan kekuasaan itu berarti saudara sudah menyerahkan jiwa dan raga untuk bangsa dan rakyat," tegasnya.
Rapim TNI-Polri merupakan agenda tahunan yang kali ini mengusung tema "Sinergitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita". Acara tersebut dihadiri 631 perwira tinggi dan menengah, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Selain itu, turut hadir sejumlah petinggi TNI seperti KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono, dan Wakil KSAL Laksamana Madya (Laksdya) TNI Erwin Slamet Aldedharma. Seluruh pejabat utama Mabes Polri dan para Kapolda juga ikut serta dalam acara ini.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Revisi UU TNI yang Dinilai Hidupkan Dwifungsi
- Seleksi Polri 2025 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Cara Pendaftarannya
- Presiden Prabowo Subianto Bahas Percepatan Pembangunan IKN di Rapat Terbatas
- Kapolri Beberkan Alasan Sentimen Negatif Netizen terhadap Polri di Media Sosial
- Presiden Turki Erdogan Tinggalkan Ruangan saat Prabowo Berpidato di KTT D-8, Ini Penjelasan Kemlu