Daerah
PUPR Datangkan Ahli Struktur UGM Uji Dinamis Jembatan Mahulu, Hasil Rampung Pekan Depan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pengujian beban dinamis terhadap Jembatan Mahulu sudah dilakukan. Pihak Dinas PUPR-PERA Kaltin mendatangkan ahli struktur dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam proses uji getarannya.
Sebelumnya, Jembatan Mahulu Samarinda jadi korban tertabraknya tongkang sebanyak tiga kali dalam jangka waktu yg relatif singkat. Sehingga, dibutuhkan uji dinamis untuk keamanan jembatan tersebut.
"Kami melakukan pengujian getaran jembatan atau uji dinamis. Dalam pengujian ini, digunakan satu truk," sebut Ahli Struktur UGM, Christopher Triyoso pada Rabu (04/02/2026).
Melalui pengujian ini, pihaknya ingin mengetahui frekuensi getaran jembatan. Setiap struktur pada dasarnya memiliki frekuensi getaran alami yang berkaitan langsung dengan tingkat kekakuannya.
"Apabila kekakuan struktur berubah, maka frekuensi getarannya juga akan berubah. Hal inilah yang ingin kami evaluasi, apakah frekuensi getaran jembatan masih sama atau mengalami perubahan," imbuhnya.
Untuk titik pengujian, dilakukan pada satu bentang jembatan saja. Hal ini berkaitan dengan hasil pemeriksaan sebelumnya, di mana terdapat sejumlah pilar dan salah satunya terdampak oleh kapal. Oleh karena itu, pengujian difokuskan pada satu bentang tersebut.
"Terkait durasi pengujian, biasanya dibutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk memproses data dan mendapatkan hasilnya," imbuhnya.
Penilaian kondisi jembatan mengacu pada Surat Edaran Bina Marga, yaitu dengan membandingkan frekuensi getaran hasil pengujian sebelumnya dengan frekuensi saat ini.
"Selisih yang diperbolehkan maksimal sebesar 5 persen. Namun, apabila tidak terdapat data pengujian sebelumnya, maka hasil pengujian akan dibandingkan dengan pemodelan struktur tiga dimensi," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- AKKBB Kaltim Dampingi Guru Agama Kristen, Persoalan TPG di SDN 011 Tenggarong Seberang Berakhir Mufakat
- Jabatan Strategis Pemkab Kukar Mulai Terisi, 8 Kepala OPD Dilantik
- US stocks rise, even as the bond market applies more pressure
- Karhutla Mengancam, Pemkab Berau Ajukan Rekayasa Cuaca dan Water Bombing
- Masuk Karisma Event Nusantara, Pesta Adat Erau Kukar Digelar 20-27 September 2026









