Daerah

Sempat Diwarnai Isu Pembatalan, Pemprov Kaltim Pastikan Tetap Akomodir Gratispol Mahasiswa S2 ITK 

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 28 Januari 2026 18:55
Sempat Diwarnai Isu Pembatalan, Pemprov Kaltim Pastikan Tetap Akomodir Gratispol Mahasiswa S2 ITK 
Kantor Gubernur Kaltim. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan Program Gratispol Pendidikan bersama Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Penegasan ini disampaikan usai pertemuan penyelarasan pelaksanaan program yang digelar bersama pihak ITK, khususnya terkait mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Setdaprov Kaltim, Siti Sugiyanti memastikan tidak ada permasalahan substantif antara Pemprov Kaltim dan ITK dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut isu yang sempat berkembang di publik murni disebabkan oleh miskomunikasi administratif dan telah diselesaikan melalui mekanisme resmi.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada persoalan antara Pemprov Kaltim dan ITK. Seluruh proses komunikasi dan koordinasi selama ini berjalan dengan baik. Adapun isu yang sempat muncul hanyalah miskomunikasi administratif dan sudah diselesaikan melalui jalur resmi,” ujar Siti Sugiyanti.

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Kaltim dan ITK juga telah menyepakati solusi serta langkah tindak lanjut bagi mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodir dalam Program Gratispol Pendidikan. Penanganan terhadap mahasiswa dimaksud akan dilakukan secara bersama-sama oleh Pemprov Kaltim dan ITK, sesuai dengan ketentuan akademik serta mekanisme internal kampus.

“Solusi bagi mahasiswa yang belum terakomodir sudah disepakati bersama. Tindak lanjutnya akan dilakukan oleh Pemprov Kaltim dan ITK berdasarkan ketentuan akademik serta mekanisme internal perguruan tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan.

Siti juga menyampaikan apresiasi kepada ITK atas kerja sama yang konstruktif dalam menjaga sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi.

“Kami mengapresiasi komitmen dan kerja sama ITK. Sinergi ini penting untuk mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur yang berdaya saing dan berintegritas,” pungkasnya.

Sementara itu, Mahasiswa S2 Kelas Eksekutif ITK Ade Rahayu menyatakan bahwa isu pembatalan program Gratispolnya telah usai. Pihak Pemprov dan ITK telah melakukan kesepakatan, agar mahasiswa bersangkutan bisa tetap diakomodir program tersebut.

"Alhamdulillah permasalahan sudah selesai. Solusinya ada rencana kita akan pindah ke kelas reguler, jadi bisa terakomodir Gratispol," tutupnya.

[RWT]



Berita Lainnya