Headline

Balikpapan dan Bontang Raih Penghargaan Kota Paling Ramah Lingkungan se-Asia Tenggara

Kaltimtoday.co, Samarinda – Balikpapan dan Bontang berhasil menyabet penghargaan sebagai kota paling ramah lingkungan di Asia Tenggara. Penghargaan diberikan  The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Penghargaan bertajuk “the 5th ASEAN ESC Award and the 4th Certificate of Recognition” ini merupakan salah satu program kerjasama ASEAN di bawah koordinasi ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC). Tujuan dari program ini adalah mendorong semakin bertumbuhnya kota-kota berkelanjutan di ASEAN dengan memberikan pengakuan dan apresiasi.

Baca juga:  Pasang Target Kemenangan 70-80 Persen di Kaltim, PKS Ingin Paslon yang Diusung Punya Komitmen untuk Bangun Daerah

Ada tiga kota di Indonesia yang dinobatkan sebagai kota paling ramah lingkungan dan bersih sesuai kategori masing-masing. Balikpapan masuk dalam deretan 10 kota yang dianugerahi ASEAN sebagai Environmentally Sustainable Cities (ESC Award). Sementara, Bontang dianugerahi Clean Land dalam kategori kota kecil. Sementara, Surabaya dianugerahi Clean Water.

Berikut secara lengkap 10 kota yang memperoleh ESC Award:

Baca juga:  Pertama di Kalimantan, Ini 5 Fakta Tol Balikpapan-Samarinda

Temburong, Brunei Darussalam

Preah Sihanouk City, Cambodia

Balikpapan, Indonesia

Xamnneua City, Lao PDR (Laos)

Majlis Bandaraya Shah Alam (MBSA), Malaysia

Nyaung Oo (Bagan) City, Myanmar

Marikina City, Phillipines

Nee Soon South Division, Singapore

Yala Municipality, Thailand

Can Tho City, Vietnam

Baca juga:  Politisi PPP, Laila Fatihah Berfokus Pada Pembangunan Gedung Sekolah dan Fasilitas Keagamaan

Certificate of Recognition untuk Kota Besar

Kategori Clean Water:

Surabaya, Indonesia

Baca juga:  Kasus Pengadaan Lahan TPA Manggar, Rizal Effendi Dipanggil Kejari Balikpapan,

Kategori Clean Air:

Phnom Penh City, Cambodia

Majlis Bandaraya Johor Bahru (MBJB), Malaysia

Baca juga:  Antisipasi Banjir Kiriman, DPRD Samarinda Usulkan Pemkot dan Pemkab Kukar Kerjasasama Bangun Kolan Retensi

Kategori Clean Land:

Paranaque City, Philippines

Baca juga:  Usai Dilantik, Barkati Nyatakan Siap Bertarung di Pilwali Samarinda 2020

Certificate of Recognition untuk Kota Kecil

Kategori Clean Air:

Majlis Bandaraya Alor Setar (MBAS), Malaysia

Hatyai Municipality, Thailand

Kep City, Cambodia

Kaysone-Phomvihane City, Lao PDR

Baca juga:  Minimal Dapat Rp 4 Juta, Maksimal Rp 15 Juta, Pengumuman Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan Juli 2021

Kategori Clean Water:

Thungsong Municipality, Thailand

Kategori Clean Land:

Krabi Municipality, Thailand

Senmonorom City, Cambodia

Bontang, Indonesia

Ninh Binh City, Vietnam

Baca juga:  RPJMD Samarinda 2021-2026 Disahkan, Sejumlah Fraksi Berikan Catatan

Dalam penilaian penghargaan, setiap negara anggota ASEAN menominasikan 1 kota untuk menjadi calon penerima ESC Award. Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan ESC Award telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021.

Sedangkan untuk penghargaan Certificate of Recognition terdiri dari 3 (kategori, yaitu Clean Air, Clean Water, dan Clean Land. Setiap negara dapat menominasikan maksimal 6 kota (1 kota besar dan 1 kota kecil untuk masing-masing kategori sertifikat).

Baca juga:  Perpanjang PPKM, Luhut: Covid-19 Kompleks, Jangan Merasa Paling Tahu

Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan Certificate of Recognition telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021. Gelaran acara tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan Indonesia menjadi tuan rumah.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi turut menyerahkan penghargaan kepada kepada perwakilan kota negara penerima, Kamis (21/10).

Baca juga:  Balikpapan Resmi Wajibkan Semua Pengunjung Mal Scan QR Code Aplikasi PeduliLindungi

Siti mengatakan, ESC Award yang diprakarsai ASEAN merupakan salah satu pendekatan paling efektif untuk mendorong kota-kota di ASEAN lebih memobilisasi sumber daya dalam membangun kota yang bersih dan hijau, serta dapat menetapkan standar agar diikuti kota-kota lainnya.

“Dengan ini, saya sangat berharap, bahwa ini akan memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja lingkungan kita dan menginspirasi orang lain untuk berbagi praktik terbaik di seluruh dunia. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan dan untuk bergerak maju dengan cara yang lebih harmonis,” ungkap melalui pernyataan resmi, Jumat (22/10/2021).

Baca juga:  Akibat Tambang Ilegal di Loa Kulu, Dua Pria Asal Samarinda Ditetapkan Sebagai Tersangka

Siti menjelaskan, Indonesia juga telah memiliki program serupa yang disebut Adipura. Penghargaan yang diberikan kepada kota-kota yang memenuhi kriteria lingkungan tertentu.

Tidak hanya sebagai kota yang bersih dan hijau, tetapi juga berhasil menunjukkan upaya yang signifikan dalam mengelola limbah domestiknya, serta mempromosikan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah.

“Tiga kota dari Indonesia yang menerima penghargaan hari ini termasuk di antara yang telah menerima penghargaan Adipura,” terang Siti.

Baca juga:  Jalan Rusak di Tanah Datar Diperbaiki Februari 2021, BPJN XII Minta Perusahaan Tambang Ikut Tanggung Jawab

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi menyampaikan ASEAN bangga mengakui kota-kota yang mendapat penghargaan ESC Award dan Certificate of Recognition tahun ini. Menurutnya, kota-kota tersebut telah memprioritaskan pengarusutamaan kebijakan dan program pembangunan yang ramah lingkungan.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close