Headline

Balikpapan dan Bontang Raih Penghargaan Kota Paling Ramah Lingkungan se-Asia Tenggara

Kaltimtoday.co, Samarinda – Balikpapan dan Bontang berhasil menyabet penghargaan sebagai kota paling ramah lingkungan di Asia Tenggara. Penghargaan diberikan  The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Penghargaan bertajuk “the 5th ASEAN ESC Award and the 4th Certificate of Recognition” ini merupakan salah satu program kerjasama ASEAN di bawah koordinasi ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC). Tujuan dari program ini adalah mendorong semakin bertumbuhnya kota-kota berkelanjutan di ASEAN dengan memberikan pengakuan dan apresiasi.

Baca juga:  Dua Hari Gelar Operasi Yustisi Sampah, 68 Warga Ditangkap DLH Samarinda

Ada tiga kota di Indonesia yang dinobatkan sebagai kota paling ramah lingkungan dan bersih sesuai kategori masing-masing. Balikpapan masuk dalam deretan 10 kota yang dianugerahi ASEAN sebagai Environmentally Sustainable Cities (ESC Award). Sementara, Bontang dianugerahi Clean Land dalam kategori kota kecil. Sementara, Surabaya dianugerahi Clean Water.

Berikut secara lengkap 10 kota yang memperoleh ESC Award:

Baca juga:  Kaltim Masuk Kategori Darurat dengan 1.735 Lubang Tambang di Berbagai Daerah

Temburong, Brunei Darussalam

Preah Sihanouk City, Cambodia

Balikpapan, Indonesia

Xamnneua City, Lao PDR (Laos)

Majlis Bandaraya Shah Alam (MBSA), Malaysia

Nyaung Oo (Bagan) City, Myanmar

Marikina City, Phillipines

Nee Soon South Division, Singapore

Yala Municipality, Thailand

Can Tho City, Vietnam

Baca juga:  Dinkes Samarinda Buka Pendaftaran Online untuk Penerima Vaksin Covid-19

Certificate of Recognition untuk Kota Besar

Kategori Clean Water:

Surabaya, Indonesia

Baca juga:  Kembangkan Eco Enzyme di Samarinda Untuk Kurangi Sampah

Kategori Clean Air:

Phnom Penh City, Cambodia

Majlis Bandaraya Johor Bahru (MBJB), Malaysia

Baca juga:  Dosen Unmul Sebut Pernyataan Jokowi Menyesatkan, Soal Omnibus Law Dukung Pencegahan Korupsi

Kategori Clean Land:

Paranaque City, Philippines

Baca juga:  Pantau Lokasi Gazebo, Jajaran RSUD Menjelajah Bontang Mangrove Park

Certificate of Recognition untuk Kota Kecil

Kategori Clean Air:

Majlis Bandaraya Alor Setar (MBAS), Malaysia

Hatyai Municipality, Thailand

Kep City, Cambodia

Kaysone-Phomvihane City, Lao PDR

Baca juga:  Pemuda Muhammadiyah Wilayah Kaltim Menyatakan Sikap Menolak RKUHP Bermasalah

Kategori Clean Water:

Thungsong Municipality, Thailand

Kategori Clean Land:

Krabi Municipality, Thailand

Senmonorom City, Cambodia

Bontang, Indonesia

Ninh Binh City, Vietnam

Baca juga:  Ketersediaan Hutan Kota Masih Minim, DPRD Samarinda Minta Pemkot Bangun RTH

Dalam penilaian penghargaan, setiap negara anggota ASEAN menominasikan 1 kota untuk menjadi calon penerima ESC Award. Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan ESC Award telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021.

Sedangkan untuk penghargaan Certificate of Recognition terdiri dari 3 (kategori, yaitu Clean Air, Clean Water, dan Clean Land. Setiap negara dapat menominasikan maksimal 6 kota (1 kota besar dan 1 kota kecil untuk masing-masing kategori sertifikat).

Baca juga:  Sepertiga Tenaga Kesehatan di Indonesia Sudah Terima Vaksin Covid-19

Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan Certificate of Recognition telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021. Gelaran acara tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan Indonesia menjadi tuan rumah.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi turut menyerahkan penghargaan kepada kepada perwakilan kota negara penerima, Kamis (21/10).

Baca juga:  Bawaslu Semprot Jaang, Ingatkan Kepala Daerah Wajib Netral di Pilkada

Siti mengatakan, ESC Award yang diprakarsai ASEAN merupakan salah satu pendekatan paling efektif untuk mendorong kota-kota di ASEAN lebih memobilisasi sumber daya dalam membangun kota yang bersih dan hijau, serta dapat menetapkan standar agar diikuti kota-kota lainnya.

“Dengan ini, saya sangat berharap, bahwa ini akan memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja lingkungan kita dan menginspirasi orang lain untuk berbagi praktik terbaik di seluruh dunia. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan dan untuk bergerak maju dengan cara yang lebih harmonis,” ungkap melalui pernyataan resmi, Jumat (22/10/2021).

Baca juga:  Rencana Pelonggaran PSBB, Jokowi: Dikaji Hati-hati dan Tidak Tergesa-gesa

Siti menjelaskan, Indonesia juga telah memiliki program serupa yang disebut Adipura. Penghargaan yang diberikan kepada kota-kota yang memenuhi kriteria lingkungan tertentu.

Tidak hanya sebagai kota yang bersih dan hijau, tetapi juga berhasil menunjukkan upaya yang signifikan dalam mengelola limbah domestiknya, serta mempromosikan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah.

“Tiga kota dari Indonesia yang menerima penghargaan hari ini termasuk di antara yang telah menerima penghargaan Adipura,” terang Siti.

Baca juga:  Tidak Becus Urus Korban Pascabanjir, Pemkab Kutim Dilaporkan ke Ombudsman

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi menyampaikan ASEAN bangga mengakui kota-kota yang mendapat penghargaan ESC Award dan Certificate of Recognition tahun ini. Menurutnya, kota-kota tersebut telah memprioritaskan pengarusutamaan kebijakan dan program pembangunan yang ramah lingkungan.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker