Advertorial

Disdikbud Kukar Miliki Anggaran 2.2 T di 2025, Difokuskan untuk Gaji dan Operasional

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 21 Maret 2025 13:15
Disdikbud Kukar Miliki Anggaran 2.2 T di 2025, Difokuskan untuk Gaji dan Operasional
Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor. (Jen/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 triliun untuk tahun 2025. Namun, sebagian besar dana ini terserap untuk belanja pegawai, termasuk gaji tenaga pendidik.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, mengungkapkan bahwa dari total anggaran tersebut, Rp1,8 triliun merupakan beban tetap. Beban ini meliputi gaji pegawai yang mencapai Rp1,2 triliun, serta biaya operasional seperti listrik, air, dan berbagai keperluan lainnya.

"Kalau kita lihat anggaran Rp2,2 triliun, kelihatannya besar. Tapi setelah dipotong gaji dan beban tetap lainnya, yang tersisa hanya sekitar Rp200 miliar untuk kegiatan lain," ujar Thauhid.

Dengan dana yang tersisa ini, Disdikbud Kukar harus pintar dalam mengalokasikan anggaran agar tetap bisa meningkatkan mutu pendidikan. Beberapa program prioritas seperti peningkatan sarana prasarana, pengadaan alat peraga, dan pelatihan guru harus tetap berjalan.

Untuk itu, pihaknya melakukan efisiensi anggaran agar bisa memaksimalkan program-program pendidikan. Salah satu langkahnya adalah mengurangi biaya perjalanan dinas serta melakukan evaluasi terhadap pos-pos pengeluaran yang kurang efektif.

"Kita lakukan efisiensi sekitar Rp30 sampai Rp40 miliar. Jadi, kita benar-benar harus cermat dalam penggunaan dana," tambahnya.

Selain itu, Disdikbud Kukar juga harus menghadapi kenaikan jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Tahun ini, Kukar menambah lebih dari seribu P3K, yang secara otomatis meningkatkan kebutuhan anggaran untuk gaji.

Dengan keterbatasan dana ini, Disdikbud Kukar juga harus memastikan bahwa alokasi anggaran tetap seimbang antara kebutuhan operasional dan program peningkatan kualitas pendidikan.

Disdikbud Kukar berharap Masyarakat bisa memahami bahwa anggaran besar tidak serta-merta semua kebutuhan pendidikan bisa langsung terpenuhi. 

"Jangan hanya lihat angkanya besar, lihat juga ke mana saja anggaran itu dialokasikan," pungkasnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]



Berita Lainnya