Daerah

Hampir Sebulan Berjibaku Tangani Karhutla di Muara Badak, 4 Petugas Tumbang

Supri Yadha — Kaltim Today 08 September 2026 18:49
Hampir Sebulan Berjibaku Tangani Karhutla di Muara Badak, 4 Petugas Tumbang
Petugas yang tumbang saat tangani Karhutla di Kecamatan Muara Badak. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Hampir sebulan berjibaku melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), kondisi fisik sejumlah petugas mulai terkuras. 

Sedikitnya empat personel dilaporkan tumbang setelah bekerja dalam cuaca panas, kepungan asap, hingga medan yang sulit dijangkau.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani membenarkan adanya sejumlah personel yang mengalami kelelahan maupun gangguan kesehatan. Menurutnya, kondisi itu tak lepas dari intensitas pemadaman yang berlangsung hampir satu bulan.

Petugas harus bekerja sejak siang hingga malam dengan intensitas tinggi. Selain terpapar asap dan panas, mereka juga harus menghadapi kondisi medan yang berat.

“Mereka sudah main hampir satu bulan tanpa henti. Makanya kita kontrol dan monitor terus dari Mako terkait kebutuhan operasional hingga kesehatan mereka. Kemarin saat saya cek ke Muara Badak, saya lihat ada tiga orang termasuk komandan lapangan yang kena (sakit) juga,” kata Afe sapaan Fida, Selasa (8/9/2026).

Untuk mengurangi beban petugas sekaligus memberikan waktu istirahat, satu regu bantuan kembali dikirimkan dari Mako Disdamkar Kukar. Sebanyak 12 personel dikerahkan untuk memperkuat tim di Muara Badak setelah sebelumnya bertugas dalam penanganan karhutla di Muara Muntai.

Sementara itu, kebutuhan obat-obatan dan suplemen bagi petugas telah difasilitasi Puskesmas setempat. Dukungan tersebut diberikan atas instruksi Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), dan Dinas Kesehatan Kukar.

“Alhamdulillah, kondisi mereka saat ini sudah kembali sehat meskipun belum pulih 100 persen. Tetap saya peringatkan untuk tidak melakukan kegiatan lapangan dulu,” terangnya.

Ia menambahkan, beratnya pekerjaan petugas tidak hanya disebabkan paparan asap. Kondisi fisik juga terkuras karena mereka harus berjalan kaki melewati tanjakan dan turunan hingga masuk ke kawasan rawa gambut yang cukup dalam untuk mencapai titik api.

Di tengah penanganan yang masih berlangsung, sejumlah titik karhutla berhasil dipadamkan. Meski demikian, penanganan karhutla di Muara Badak belum sepenuhnya berakhir. 

Petugas gabungan hingga masih bertahan di sejumlah lokasi. Petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan, termasuk di beberapa titik sepanjang jalan poros yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran baru.

[RWT] 



Berita Lainnya