Politik

Klaim Sudah Dapat Mandat dari Golkar, Andi Harahap Umumkan Maju di Pilkada 2024

Muhammad Razil Fauzan — Kaltim Today 10 Maret 2024 22:52
Klaim Sudah Dapat Mandat dari Golkar, Andi Harahap Umumkan Maju di Pilkada 2024
Politikus Golkar, Andi Harahap mengklaim dirinya sudah mengantongi rekomendasi dan dukungan dari DPP Golkar untuk maju dan diusung di Pilkada PPU 2024.

Kaltimtoday.co, Penajam - Politisikus Golkar, Andi Harahap, resmi mengumumkan dirinya sebagai bakal maju sebagai kandidat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Andi Harahap menyampaikan bahwa dirinya maju sebagai calon tunggal yang akan diutus Partai Golkar.

"Saya sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar, dari Pak Airlangga. Jadi untuk PPU saya calon tunggal," yakin Andi Harahap.

Rekomendasi tersebut, menurut Andi Harahap, merupakan bukti konkret dari dukungan dan mandat Partai Golkar terhadap langkah politiknya dalam mengikuti kontestasi Pilkada di PPU. Dirinya juga menjadi orang pertama yang mengumumkan telah diusung oleh partai untuk melaju di Pilkada 2024 PPU. 

Surat rekomendasi yang diterimanya, bernomor Sprin-948/DPP/Golkar/XI/2023, diteken langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Erlangga Hartato, serta Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewik F Paulus, pada tanggal 20 November 2023.

"Saya akan turun ke masyarakat dulu untuk melihat siapa keinginan masyarakat, supaya tidak salah lagi kan, saya akan informasikan ke masyarakat," tambahnya.

Selain menegaskan dirinya sebagai calon Bupati, Andi Harahap juga berbicara tentang visi dan misinya jika terpilih kembali memimpin PPU. Dia berkomitmen untuk mengembalikan program-program sosial yang pernah dilaksanakan selama masa jabatannya sebelumnya, termasuk pendidikan dan kesehatan gratis serta subsidi pupuk dan bibit untuk petani.

"Karena kacaunya PPU ini gara-gara subsidinya tidak jelas, itu yang mau saya kembalikan dan kita tidak pernah menyentuh APBN. Nah, untuk masalah honor dan pegawainya juga akan kita perhatikan," jelasnya.

Mantan Bupati PPU periode 2008-2013 itu juga memastikan bahwa dirinya akan berkontribusi dalam mengadvokasi alokasi anggaran dari Ibu Kota Nusantara  (IKN) untuk pembangunan di PPU.

"Saya akan sejalan dengan IKN, saya juga akan minta bagian daripada IKN, misalnya anggaran IKN itu berapa, saya akan minta satu persennya untuk pembangunan di PPU,” ucapnya lantang.

“Karena kita daerah penyangga utama IKN, parah betul kalau kita tidak dikasih. Nanti program yang kita jalankan itu ada program pertanian, perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan, dan pariwisata," tambahnya.

Menyoroti proses seleksi calon wakil bupati yang akan mendampinginya, Andi Harahap mengungkapkan, ada tiga orang asal PPU yang telah melamar untuk posisi tersebut, dan proses penentuan akan melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat.

"Dari nama-nama calon wakil bupati yang melamar itu nanti akan dilakukan survei, untuk menentukan dari tiga orang itu," ungkapnya.

Terakhir, Andi Harahap menegaskan bahwa langkah pertamanya jika terpilih sebagai Bupati adalah menstabilkan sektor-sektor utama di PPU, terutama dalam bidang pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan untuk mendukung pengembangan di PPU.

Dengan pernyataan resmi ini, Andi Harahap menegaskan kesiapannya untuk menghadapi tantangan politik dan menawarkan dirinya sebagai pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat PPU.

[TOS]



Berita Lainnya