DPMD KUKAR

Loa Raya Bentuk Koperasi Merah Putih, Warga Kini Bisa Akses Sembako dan LPG dengan Harga Lebih Stabil

Supri Yadha — Kaltim Today 06 November 2025 18:08
Loa Raya Bentuk Koperasi Merah Putih, Warga Kini Bisa Akses Sembako dan LPG dengan Harga Lebih Stabil
Kepala Desa Loa Raya, Martin.

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Untuk menekan tingginya harga sembako dan LPG yang selama ini dikeluhkan warga. Desa Loa Raya di Kecamatan Tenggarong Seberang resmi membentuk Koperasi Merah Putih. Lembaga baru ini disiapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok agar masyarakat bisa mendapatkan barang penting dengan harga yang lebih terjangkau.

Kepala Desa Loa Raya, Martin mengatakan, koperasi dibentuk setelah pemerintah desa melihat langsung kesulitan warga memperoleh LPG dan bahan pokok dengan harga sesuai standar. Selama ini, warga harus membeli dari luar desa, sehingga harga jual ikut melonjak.

“Warga selama ini cukup terbebani karena harus mencari LPG dan sembako ke luar desa, harganya jadi tidak stabil,” kata Martin.

Dengan hadirnya koperasi, distribusi gas subsidi dan barang kebutuhan pokok akan ditata lebih efisien. Pemerintah desa berharap keberadaan koperasi dapat menekan biaya tambahan yang selama ini muncul akibat jarak distribusi.

“Kami ingin kebutuhan pokok bisa diakses lebih mudah tanpa biaya ekstra hanya karena jarak pengiriman,” sambungnya.

Pada tahap awal, koperasi dikelola dengan sistem sederhana yang melibatkan warga sebagai anggota sekaligus penggerak usaha. Model ini diharapkan mampu membuat manfaat ekonomi kembali dinikmati oleh masyarakat desa sendiri.

“Keuntungan yang diperoleh nantinya akan kembali ke warga, sehingga perputaran ekonomi bisa bertahan di desa,” ucapnya.

Martin juga menargetkan Koperasi Merah Putih dapat berkembang ke sektor usaha lain seperti pertanian dan jasa untuk memperluas dampaknya pada ekonomi desa.

“Kalau koperasi ini berjalan baik, kami ingin membuka unit usaha baru yang bisa menampung hasil produksi warga,” lanjutnya.

Martin memastikan akan memperkuat kapasitas pengurus agar manajemen koperasi berjalan profesional, transparan, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

“Harapan kami, koperasi ini menjadi wadah bersama untuk membangun ekonomi warga yang lebih mandiri,” tutupnya.

[RWT | ADV DPMD KUKAR] 



Berita Lainnya