Opini

Ngobrol Asik dengan Kehadiran Stiker di Ruang Virtual

Kaltim Today
18 Desember 2021 21:37
Ngobrol Asik dengan Kehadiran Stiker di Ruang Virtual

Oleh : Erika Yohanis (Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Mulawarman)

Sebagai seorang user wa alias WhatsApp, fitur stiker yang tersedia di keyboard sangat bermanfaat bagi saya. Apa kalian juga merasakan hal yang sama? Rasanya kehadiran stiker di setiap baris pesan yang saya kirimkan menjadi lebih hidup, suasana percakapan menjadi lebih ekspresif dalam menunjang pesan yang ingin saya kirimkan walau terbatas secara virtual. 

Berbagai stiker juga hadir dalam bentuk dan variasi yang lucu. Mulai dari stiker bocil Yuli, pentol hingga wajah teman kalian. Kalian bisa membuat stiker favorit dari wajah kalian sendiri atau teman kalian melalui aplikasi tambahan atau fitur terbaru pada WhatsApp yang dengar-dengar katanya akan dirilis. Jika tidak mau repot-repot, kalian bisa berburu stiker seperti saya, setiap ada stiker yang saya rasa menarik, lucu, atau relate dengan suasana hati pasti akan saya abadikan di favorit.

Mengoleksi berbagai stiker membuat saya merasa ada banyak cadangan jawaban yang bisa saya berikan kepada lawan bicara apabila sedang merasa malas atau sebaliknya yaitu bersemangat untuk menanggapi sesuatu.

Komunikasi yang dilakukan melalui WhatsApp atau aplikasi sejenisnya merupakan komunikasi secara tidak langsung. Komunikasi virtual yang akhir-akhir ini banyak dilakukan oleh orang-orang karena pandemi memiliki tantangan tersendiri.

Contohnya saja, perkara tanda baca yang salah tempat bisa berujung konflik, apalagi kalau pesannya dikirim ke atasan atau dosen, waduh bisa gawat tuh. Belum lagi salah memahami makna pesan dalam bertukar pesan akibat penggunaan kalimat yang keliru dan rancu yang mana kejadian-kejadian seperti ini sering kali terjadi dan banyak yang membagikan pengalaman mereka di media sosial.

Kesalahpahaman-kesalahpahaman ini memang wajar terjadi mengingat komunikasi yang kita lakukan secara tidak langsung ini mempunyai beberapa kelemahan, dimana kita tidak dapat mengamati ekspresi, mendengarkan nada dan intonasi, serta menangkap gestur tubuh lawan bicara kita seperti saat melakukan komunikasi face-to-face

Fenomena bertukar pesan melalui stiker ini, menunjukkan bahwa komunikasi yang terjadi di ruang virtual membutuhkan simbol-simbol untuk menyampaikan atau mewakili perasaan dan pesan kepada lawan bicara. Dengan keterbatasan untuk melakukan komunikasi secara langsung, stiker membantu para pengguna WhatsApp dalam menjalin komunikasi di dunia maya.

Stiker juga mampu membangun suasana percakapan yang lebih hidup dan menghibur. Selain fungsi humor, stiker juga dapat dijadikan pelarian jika ingin mengakhiri obrolan atau saat malas membalas pesan dari lawan bicara, praktek ini tentu saja sering terjadi disekitar kita.

Namun, menurut saya tak semua kondisi dapat menggunakan fungsi stiker saat bertukar pesan. Mengobrol dengan teman di ruang virtual sembari menggunakan stiker memanglah asik dan tak membosankan, justru menjadi pendukung suasana obrolan. Tetapi saat bertukar pesan dengan orang-orang yang disegani seperti atasan, tentu kita harus tahu batasan-batasan yang wajar.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan juga adalah pemilihan stiker dalam setiap pesan. Salah mengirim stiker hanya akan membawa dua ending, ditertawakan lawan bicara atau malah berakhir tragis. Untuk itu, penggunaan stiker harus memperhatikan situasi dan orang yang tepat agar isi percakapan tetap bisa berlangsung dengan baik. Sekian dari saya, btw apa stiker andalan kamu?(*)

*) Opini penulis ini merupakan tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi kaltimtoday.co

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya