Daerah
Pasar Pagi Samarinda Berbenah: Atasi Tempias Hujan hingga 'Sikat' Tangga Bahaya
SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Pemkot Samarinda bergerak cepat merespons keluhan pedagang Pasar Pagi terkait tempias air hujan dan masalah keamanan fasilitas. Selain menyiapkan sistem penutup gedung, Pemkot juga membidik perbaikan pengaman tangga yang dinilai membahayakan pengunjung, terutama anak-anak.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa untuk area terbuka di sisi kiri dan kanan gedung, pihaknya akan memasang sistem serupa rolling door.
“Sistemnya nanti menyerupai rolling door. Jadi, saat hujan turun bisa ditutup rapat, dan saat cuaca cerah bisa dibuka kembali,” ujar Marnabas baru-baru ini.
Selain masalah air hujan, Pemkot Samarinda juga menaruh perhatian serius pada kondisi tangga pasar. Marnabas menyebut pembatas tangga saat ini masih terlalu longgar sehingga berisiko tinggi bagi keselamatan pengunjung.
Beberapa poin-poin rencana penanganan fasilitas Pasar Pagi, seperti sistem penutup. Sistem penutup tampias nantinya akan menggunakan mekanisme gulung untuk menutup celah di sisi Jalan Tumenggung dan Gang Pandai agar barang dagangan tidak basah.
Kemudian, perbaikan tangga. Pekerjaan ini untuk memperketat pembatas tangga yang dinilai rawan. “Tangga itu (pembatasnya) jarang-jarang, berpotensi anak jatuh,” tegas Marnabas.
Terakhir, pendanaan penutup gedung utama menggunakan APBD, sementara perbaikan keamanan tangga diupayakan melalui program CSR perusahaan.
Selama ini, pedagang di lantai tiga terpaksa menggunakan solusi mandiri seperti paranet dan terpal sejak awal tahun 2026 demi menyelamatkan stok tekstil mereka dari air hujan.
Pemkot Samarinda menargetkan seluruh proyek penanganan ini rampung sepenuhnya pada tahun 2026. Namun, pemasangan di titik-titik prioritas akan diupayakan mulai terpasang dalam waktu dekat guna mengantisipasi cuaca buruk yang kian tidak menentu.
[TOS]
Related Posts
- UMKT Luluskan 720 Wisudawan, Rektor Ingatkan Tantangan Dunia Kerja Makin Dinamis
- Karhutla di Samarinda Meluas Dekati Runway Bandara APT Pranoto
- Usut 47 Kasus Karhutla di Kaltim, Polisi Tetapkan 16 Orang Jadi Tersangka
- Karhutla Meluas hingga Dekati Runway Bandara APT Pranoto Samarinda, BPBD Terjunkan Satgas Darat dan Water Bombing
- DPRD Samarinda Minta PUPR Jelaskan Status Sertifikat Laik Fungsi Terowongan









