Kaltim

Rudy Mas’ud-Seno Aji Pasang Stiker di Angkot Samarinda, Biayanya Rp 80-100 Ribu per Bulan

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 25 Juli 2024 12:51
Rudy Mas’ud-Seno Aji Pasang Stiker di Angkot Samarinda, Biayanya Rp 80-100 Ribu per Bulan
Potret stiker bacagub dan bacawagub Kaltim mulai bertebaran di beberapa angkot Samarinda. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Menjelang Pilkada 2024, pemasangan stiker bakal calon gubernur (bacagub) di sejumlah angkot di Samarinda kembali marak. Stiker tersebut terpasang rapi di bagian kaca belakang angkot, dengan biaya pemasangan yang cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per bulan.

Ucok, salah satu sopir angkot di Samarinda, mengaku bahwa pemasangan stiker bacagub ini dimulai sejak Rabu (24/07/2024). Ia mendapatkan informasi tentang pemasangan tersebut dari rekan-rekan sopir lainnya.

"Kemarin baru dipasang, di daerah Polder Samarinda," ucap Ucok pada Kamis (25/7/2024).

Ucok menjelaskan bahwa ia menerima kompensasi sebesar Rp 80.000 untuk pemasangan stiker bacagub ini. Menurutnya, stiker ini akan dipasang selama tiga bulan ke depan, menjelang Pilkada.

"Dapatnya Rp 80 ribu. Paling enggak stiker ini dipasang sampai tiga bulan ke depan, sampai mendekati Pilkada," ujarnya.

Lebih lanjut, ongkos itu digunakan Ucok untuk membayar setoran, ataupun pembelian bensin ketika sedang menarik penumpang. 

"Buat bayar setoran, atau beli bensin," jelasnya.

Sementara itu, sopir angkot lainnya juga membenarkan bahwa dirinya telah menerima ongkos dari tim koordinator pemasangan stiker itu.

"Sekitar Rp 100 ribu, dan baru kemaren juga dipasang. Paling ini sampai menjelang Pilkada, karena kan ada razia juga nanti pas masa tenang," tambahnya.

Terpisah, Sudarno selaku Wakil Ketua Bapilu DPD Partai Golkar Kaltim menyampaikan bahwa pemasangan stiker bacagub dan bacawagub Rudy Mas'ud dan Seno Aji, sebagai tanda pengenalan bagi masyarakat Kaltim.

"Itu stiker bagi yang mau masang saja. Sebagai tanda pengenalan pasangan calon, meski sudah banyak yang mengenali pasangan tersebut," bebernya.

"Yang menjadi koordinator dari tim sendiri, dan ada relawan juga," tutup Sudarno.

[RWT]

Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp



Berita Lainnya