Bontang
Usai Minta Maaf Melalui Pesan Singkat, Pemuda di Bontang Gantung Diri di Kandang Ayam
Kaltimtoday.co, Bontang – Seorang pemuda berinisial SW (24) ditemukan gantung diri di bangunan bekas kandang ayam di RT 25 Kelurahan Tanjung Laut, Minggu (30/1/2022). Korban ditemukan gantung diri usai meminta maaf kepada temannya dalam percakapan melalui WhatsApp. SW pun dinyatakan meninggal saat ditangani di RS Amalia.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Laut Indah, Aiptu Mulyono mengatakan kronoligis kejadian gantung diri itu terjadi pada Minggu sore. Dimana sekira pukul 12.28 Wita, korban masih bertukar pesan dengan temannya yang merupakan saksi 2 dan bertanya keberadaan teman korban.
“Pukul 15.10 Wita, korban membalas chat saksi dengan mengirim gambar tali terapung di plafon,” kata Mulyono, Senin (31/1/2022).
Tak lama, korban kembali mengirim pesan kepada temannya dengan dalih meminta maaf kepada semua.
“Udah Fadli, aku minta maaf sama semua kalau aku ada salah. Itu isi pesan yang dibalas korban kepada temannya,” ujarnya.
Baca Juga: Bikin Bangga! SMAN 1 Bontang Juara 1 LCC 4 Pilar MPR RI Kaltim, Siap Wakili Daerah di Jakarta
Baca Juga: Karena Bontang Bukan Cuma PabrikBaca Juga: Targetkan Stunting Turun Jadi 12,5 Persen, Pemkot Bontang Optimalkan Peran Kader PosyanduView this post on Instagram
Melihat jawaban itu, lanjut Mulyono, teman korban bernama Fadli ini mengajak teman lainnya untuk ke TKP melihat langsung kondisi korban. Di TKP, korban sudah dalam kondisi tergantung tali dan posisi kaki di lantai.
“Salah satu temannya memanggil orang untuk membantu mereka, dan 5 orang menuju ke TKP membuka tali yang terlilit di leher korban,”terang dia.
Saat diturunkan, korban dipompa dadanya karena terlihat masih bernafas dengan tersedak. Korban pun dibawa ke RS Amalia untuk diberi penanganan medis.
“Tiba di RS Amalia, sekira 1 menit, korban dinyatakan meninggal oleh pihak RS Amalia,” ujarnya.
Terkait penyebabnya, Mulyono belum mengetahui permasalahan korban. Korban juga merupakan warga Loktuan, Bontang Utara.
“Belum tahu masalahnya apa, entah faktor ekonomi atau ada masalah lainnya,” pungkasnya.[RIR]
[RIR | NON]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Wali Kota Neni Kukuhkan Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Bontang, Tekankan Peran Cegah Stunting dan Putus Sekolah
- Tak Ada Kemewahan, Waisak 2026 di Bontang Tetap Hangat dengan Semangat Cinta Kasih
- Pemkot Bontang Bagikan Laptop, Disdikbud Minta Guru Terus Adaptif dengan Teknologi
- Usia Pensiun Tak Seragam, Disdikbud Bontang Ingatkan Hak Guru Harus Dilindungi
- Banyak Pelajar Alami Kecelakaan, Disdikbud Bontang Tekankan Pengawasan Orangtua









