DPRD BONTANG

Winardi Dorong Musbangda Masuk Raperda Kepemudaan, Jadi Ruang Resmi Aspirasi Pemuda

Kaltim Today
16 Juli 2026 19:29
Winardi Dorong Musbangda Masuk Raperda Kepemudaan, Jadi Ruang Resmi Aspirasi Pemuda
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi. (Laz/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - DPRD Kota Bontang membuka peluang memasukkan Musyawarah Pembangunan Pemuda (Musbangda) ke dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan. 

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, mengatakan usulan mengenai Musbangda menjadi salah satu poin strategis yang mendapat perhatian dalam pembahasan Raperda. 

Menurutnya, keberadaan forum tersebut dapat memperkuat partisipasi pemuda dalam proses perencanaan pembangunan.

"Musbangda menjadi ruang bagi pemuda untuk merumuskan arah pembangunan kepemudaan sekaligus menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah," ujar Winardi, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan penyusunan Raperda Kepemudaan dilakukan dengan melibatkan berbagai organisasi dan unsur kepemudaan. 

Bahkan, sejumlah usulan dari peserta konsultasi publik telah dimasukkan ke dalam draf pasal yang sedang dibahas.

"Kita telah mengakomodir pikiran teman-teman. Bahkan beberapa usulan mereka sudah kita masukkan dalam draf pasal yang dibahas hari ini," katanya.

Meski demikian, Winardi mengakui tidak semua masukan dapat diakomodasi. Beberapa usulan harus disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi sehingga tidak bisa dimasukkan seluruhnya ke dalam Raperda.

Ia menegaskan DPRD tetap berkomitmen menampung setiap aspirasi yang memiliki dasar hukum dan memungkinkan untuk diatur dalam regulasi daerah.

Winardi juga mengapresiasi keterlibatan aktif kalangan pemuda dalam proses pembahasan Raperda. 

Menurutnya, berbagai gagasan yang disampaikan memberikan perspektif baru yang sebelumnya belum menjadi perhatian DPRD maupun Pemerintah Kota Bontang.

"Kita harus memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada teman-teman pemuda karena mau terlibat langsung dan memberikan gagasan yang ternyata ada hal yang tidak kita pikirkan," ujarnya.

Di akhir pembahasan, Winardi mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk terus mengawal proses penyusunan Raperda hingga disahkan. 

Dengan begitu, berbagai kepentingan dan kebutuhan pemuda dapat terakomodasi dalam regulasi tersebut selama tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

"Pastikan di kami DPRD mengakomodir usulan selama itu bisa diakomodir," pungkasnya.

[ADV DPRD BONTANG]



Berita Lainnya