Daerah
Aliansi Masyarakat Sipil Geruduk Balai Kota Samarinda, Tuntut Pencopotan Kepala SDN 007 Samarinda Terkait Kasus Pelecehan Pelajar
Kaltimtoday.co, Samarinda - Aliansi Masyarakat Sipil Peduli Pendidikan melakukan demo di depan Balai Kota, Jalan Kesuma Bangsa Samarinda. Mereka menuntut pencopotan Kepala SDN 007 Samarinda, akibat keterlibatannya dalam kasus pelecehan pelajar.
Meski dugaan pelecehan dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah justru dituding berupaya melindungi pelaku dengan menawarkan mediasi kepada keluarga korban.
Mereka diduga mencoba membujuk keluarga korban untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, bahkan sempat menyodorkan sejumlah uang. Namun, upaya tersebut ditolak mentah-mentah oleh orang tua korban yang bersikeras menuntut keadilan.
Menurut Aliansi Masyarakat Sipil Peduli Pendidikan, tindakan kepala sekolah dan wakilnya bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 12/2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).
Undang-undang ini secara tegas melarang segala bentuk mediasi dalam kasus kekerasan seksual. Pelanggar aturan ini dapat dijerat pidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
"Kami sangat kecewa dengan sikap kepala sekolah dan wakilnya. Seharusnya mereka melindungi korban, bukan malah melindungi pelaku," ujar Hidayat selaku Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Sipil Peduli Pendidikan.
Mereka menuntut agar oknum guru dihukum seberat-beratnya dan kepala sekolah serta wakilnya dicopot dari jabatan.
"Kasus pelecehan seksual adalah kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai pelaku dan pihak-pihak yang melindunginya mendapat hukuman yang setimpal," ungkap Hidayat.
Sebagai informasi, Aliansi Masyarakat Sipil Peduli Pendidikan terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, aktivis, serta keluarga korban. Mereka aktif mengadvokasi hak-hak korban dan menuntut keadilan dalam kasus ini.
[RWT]
Related Posts
- Audit Kemenkes Tak Temukan Masalah, RSUD AWS Akui Ada SOP yang Perlu Disempurnakan
- 900 Mahasiswa Baru UINSI Dikenalkan Cara Kelola Uang Sejak Dini, Pegadaian Edukasi Tabungan Emas
- Pokja 30 Soroti Panjangnya Akses Informasi Pertambangan di Kaltim
- Berjijibaku 60 Hari Lawan Karhutla, Petugas Damkar Samarinda Sujud Syukur Diguyur Hujan Deras
- Jelang Grand Final, Empat Finalis Duta Anak Samarinda 2026 Berbagi Cerita Persiapan dan Cara Bagi Waktu








