PPU

Cabai Mahal di PPU, Pemerintah Optimalkan Program Pekarangan Pangan Lestari

Kaltimtoday.co, Penajam – Harga cabai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih tinggi. Menghadapi hal tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) PPU mengoptimalkan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Ketersediaan komoditas cabai di pasaran yang terbatas, sementara permintaan masyarakat yang tinggi utamanya saat bulan Ramadhan menjadi salah satu penyebabnya. Program P2L menjadikan cabai sebagai komoditas utama yang ditanam di pekarangan rumah warga.

Baca juga:  Wakil Bupati PPU Hamdam Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2021

“Ya, sidak stok pangan dan harga pangan dalam bulan Ramadan masih stabil. Namun lombok atau cabai kecil masih tinggi berkisar Rp 80 ribu sampai Rp 90 ribu per kilogram,” terang Kepala DKP PPU Surito Widarie.

Surito menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan masakan pedas, masyarakat bisa membuat alternatif dengan menanam cabai secara mandiri. Harga cabai saat ini diketahui masih lebih rendah dibandingkan beberapa pekan lalu yang sempat menyentuh harga Rp 150 ribu per kilogram.

“Itukan bisa menghindari masalah, warga bisa menanam sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” lanjutnya.

Pelaksana program P2L melibatkan beberapa Kelompok Wanita Tani (KWT) di masing-masing kecamatan, yang ditugasi untuk mensosialisasikan ke tingkat rumah tangga hingga memenuhi kebutuhan benih dan bibit yang dibutuhkan. Selain komoditas cabai, tomat juga direkomendasikan untuk ditanam.

Baca juga:  “Dukcapil Menyapa Masyarakat” Digelar Secara Daring, Tetap Interaktif Saat Pandemi Covid-19

“Untuk menjalankan program ini, dana bersumber dari APBN, anggarannya Rp 60 juta per kelompok. Cukup besar buat tanam cabai dan tomat,” tuturnya.

Kelompok perempuan sengaja dilibatkan dalam program itu karena, hal tersebut sekaligus upaya pemerintah dalam gerakan pemberdayaan perempuan pada masa pandemi Covid-19. Peran para ibu rumah tangga diminta untuk lebih fokus dalam meningkatkan produktivitasnya.

[ALF | RWT | ADV DISKOMINFO PPU]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close