Daerah
Dishub Samarinda Tertibkan Dua Lokasi Rawan Parkir Liar, Manalu: Kami Kempeskan Ban Mobilnya
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda kembali melakukan penertiban di dua lokasi rawan parkir liar, yakni Jalan KH. Fakhruddin (eks Jalan Anggi) dan Jalan RE Martadinata, Samarinda.
Dishub Samarinda telah mengimplementasikan aturan ketat mengenai larangan parkir, terutama bagi mobil yang kerap terparkir di sisi trotoar di Jalan KH. Fakhruddin, dekat Masjid Islamic Center, sejak 1 Oktober 2023.
Meskipun demikian, masih terdapat sopir travel yang nekat melakukan parkir di area tersebut. Sebagai langkah penertiban, Dishub Samarinda melaksanakan aksi pada Kamis malam (12/10/2023), sekira pukul 22.00 WITA.
"Kami telah berikan solusi di Taman Bebaya untuk lahan parkir mereka. Namun, mereka tidak mau karena beberapa pertimbangan. Justru mereka memanfaatkan momen saat kami lengah dan kembali parkir di sini," kata Manalu.
Manalu melanjutkan bahwa kegiatan patroli dan tindakan penertiban ini dilaksanakan secara rutin dengan waktu yang variatif, bisa di pagi, siang, atau malam hari.
"Kemarin daerah eks Jalan Anggi, banyak banget kendaraan yang parkir. Lalu saya perintahkan Kabid LLAJ harus turun ke lapangan untuk penertiban," kata Manalu.
Mayoritas pemilik mobil mengakui, tidak memiliki garasi untuk kendaraannya. Akibatnya, mereka menggunakan eks Jalan Anggi sebagai tempat parkir.
Selama operasi ini, Dishub Samarinda berhasil menggemboskan ban mobil di kedua titik tersebut, yakni dua mobil pribadi dan satu angkot di eks Jalan Anggi Samarinda, serta satu kendaraan mobil di Jalan RE Martadinata.
"Kami masih menggemboskan ban mobil saja, ke depannya jika ditemukan lagi, kita akan derek mobil yang parkir liar itu," tutup Manalu.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Tumbuk Movement-CeCUR Jadi Inisiator Dialog Publik, Tantang Calon Pemimpin Tanggap Soal Isu Lingkungan dan Perubahan Iklim
- Kolaborasi JMS dan AJI Samarinda, Wadahi Diskusi Soal Netralitas Pilkada dan Tekankan Jurnalis Bukan Juru Kampanye
- KPU Samarinda Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pilkada 2024, Rusmadi Wongso Puji Fomasi Saksi Jauh Lebih Efisien
- Minimalisir Risiko Kecelakaan Kerja hingga Kematian KPPS di Pilkada, KPU Tetapkan Syarat Khusus dan Jaminan BPJS
- Banyak Fasilitas Olahraga Tradisional Sekolah Belum Memadai