PROKOM KUKAR

IKM Capai 77,24 Persen, Pelayanan Publik Kukar Dinilai Makin Terukur dan Merata

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 29 November 2025 19:02
IKM Capai 77,24 Persen, Pelayanan Publik Kukar Dinilai Makin Terukur dan Merata
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2025, IKM daerah ini mencatat angka 77,24 persen dengan kategori ‘Puas’. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti bahwa kualitas pelayanan publik semakin terukur dan merata di berbagai sektor.

Kenaikan IKM dalam tiga tahun terakhir ikut menjadi sorotan pengamat sosial sekaligus Koordinator Program Studi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman, A. Ismail Lukman. Ia menyebut tren positif ini menggambarkan bahwa program pemerintah daerah menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. 

“Bukti ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara disambut positif oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah selama beberapa tahun terakhir memberi efek nyata. Layanan lebih dekat dengan warga, penyaluran bantuan semakin tepat sasaran, dan sejumlah kebijakan yang menyasar masyarakat kecil dinilai menjadi faktor penting naiknya kepuasan publik.

Ismail menambahkan, peningkatan IKM juga dipengaruhi konsistensi kebijakan antarpemimpin. Ia menilai pemerintahan saat ini melanjutkan sekaligus menyempurnakan program dari periode sebelumnya, sehingga percepatan layanan publik dapat dirasakan masyarakat tanpa jeda.

Kenaikan bertahap terhadap tingkat kepuasan masyarakat memperkuat analisis tersebut. Pada 2023, IKM Kukar berada di angka 73 persen. Setahun kemudian naik menjadi 76,11 persen, sebelum mencapai 77,24 persen pada 2025. Angka ini menunjukkan adanya persepsi positif yang terus tumbuh.

Penguatan pelayanan publik disebut mampu menjaga kepercayaan masyarakat karena program yang dicanangkan pemerintah semakin tepat sasaran. Pengamat menilai pendekatan berbasis kebutuhan lapangan dan data menjadi kunci keberhasilan Kukar dalam meningkatkan kepuasan warganya.

Ismail menyebut tren ini tidak mungkin tercapai apabila layanan publik tidak berjalan optimal. Menurutnya, masyarakat kini lebih kritis dan cepat menilai apakah sebuah kebijakan memberi manfaat nyata atau sekadar formalitas. 

“Programnya menyentuh semua kelompok masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah daerah melalui sejumlah program dedikasi juga dinilai berhasil memperluas jangkauan layanan. Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga layanan berbasis digital, semuanya berkontribusi pada persepsi positif masyarakat.

“Syaratnya satu, fokus pada layanan akar rumput harus tetap dijaga," pintanya.

Di sisi pemerintahan, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono menanggapi hal tersebut dan berkomitmen agar pemerintah terus memperkuat kualitas layanan publik. 

“Kita selalu berusaha mengupayakan pemberian layanan kepada masyarakat agar semakin meningkat. Kalau dilihat dari MCSP KPK, Insya Allah pelayanan publik kita nilainya meningkat juga,” tandasnya.

[RWT | ADV PROKOM KUKAR] 



Berita Lainnya