Daerah
Polres Berau Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan 12 Hektare di Pulau Derawan
Kaltimtoday.co, Berau - Polres Berau menangkap seorang pria berinisial BS yang diduga sengaja membakar lahan seluas sekitar 12 hektare di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Jumat (21/8/2026). BS kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses penyidikan oleh Satreskrim Polres Berau.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula ketika tim Satgas Karhutla melakukan penanganan kebakaran di wilayah Kampung Kasai.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, BS diduga sengaja membakar lahan dengan alasan untuk menyuburkan tanah sebelum digunakan untuk menanam kelapa sawit.
“Dari hasil pemeriksaan, tersangka sengaja melakukan pembakaran untuk menyuburkan tanah,” kata Ridho.
Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 12 hektare lahan. Lokasi pembakaran berada di dalam area konsesi perkebunan PT Puji Sempurna Raharja.
Meski kebakaran terjadi di wilayah konsesi perusahaan, Ridho memastikan tidak ada keterlibatan pihak perusahaan dalam aksi pembakaran tersebut.
Menurut dia, perusahaan justru menjadi pihak yang pertama kali melaporkan kejadian kepada petugas.
“Sebagai pihak yang melapor, pihak perusahaan juga telah kami lakukan pemanggilan untuk diperiksa sebagai saksi,” ujarnya.
Ridho menegaskan, kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari upaya mencegah meluasnya Karhutla di Kabupaten Berau.
“Siapa pun yang terbukti terlibat akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami tidak akan pandang bulu,” tegasnya.
Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk melengkapi proses penyidikan.
Atas perbuatannya, tersangka terancam pidana penjara hingga lima tahun serta denda Rp5 miliar hingga Rp10 miliar.
Polres Berau mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi Karhutla yang masih mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Berau.
[MGN | RWT]
Related Posts
- Personel dan Armada Terbatas, Pemkab Berau Tagih Dukungan Nyata Perusahaan Tangani Karhutla
- Karhutla Kaltim Tembus 329 Kejadian, Agustus Jadi Bulan Paling Rawan
- Kemarau Kukar Diprediksi hingga Oktober, Karhutla Sudah Terjadi di 14 Kecamatan
- BMKG Catat 73,8 Persen Wilayah Indonesia Resmi Masuk Musim Kemarau
- El Nino Lanjut Hingga Awal 2027, BMKG Peringatkan Risiko Kemarau Ekstrem dan Karhutla









