Internasional

Tak Banyak yang Tahu, 23 Februari Diperingati sebagai Hari Menentang Perundungan Internasional

Nur Jayanti — Kaltim Today 23 Februari 2024 10:42
Tak Banyak yang Tahu, 23 Februari Diperingati sebagai Hari Menentang Perundungan Internasional
Pink Shirt Campaign. (CBC)

Kaltimtoday.co - Hari ini Jumat (23/2/2024) diperingati sebagai Hari Menentang Perundungan Internasional atau International Stand Up to Bullying Day. Peringatan Hari Menentang Perundungan Internasional ini diperingati dua kali dalam setahun, yakni pada Februari dan November, tepatnya setiap 23 Februari dan 15 November. 

Peringatan Hari Internasional Menentang Perundungan merupakan bagian dari Pekan Anti-Bullying yang bertujuan untuk menciptakan empati dan mengakhiri perundungan dan pelecehan. Peringatan ini dilakukan oleh sekolah, tempat kerja, dan organisasi di lebih dari 25 negara.

Sejarah Peringatan Hari Menentang Perundungan

Hari Internasional Menentang Perundungan dirayakan pertama kali  pada Februari 2008 di Kanada. Dilansir dari National Today, Stand Up Internasional terhadap Bullying Day muncul dari karena tindakan dua orang siswa kelas 12 Nova Scotian. Siswa tersebut bernama Travis Price dan David Shepherd, mereka selalu memprotes ketika seorang siswa diganggu karena mengenakan kemeja merah muda.

Mereka membeli 50 kemeja merah muda di toko diskon dan mengirim e-mail kepada teman-teman sekelasnya meminta mereka untuk mengenakan kemeja merah muda yang mereka beli keesokan harinya, untuk menciptakan massa berkemeja merah muda.

Hal ini dilakukan untuk mendukung siswa yang diintimidasi tersebut. Banyak siswa yang mengenakan kemeja tersebut, sedangkan sisanya datang ke sekolah dengan pakaian berwarna pink masing-masing. Tindakan kreatif dan kebaikan mereka mendapat perhatian di Kanada, Amerika Serikat, dan negara-negara lain. Pada tahun berikutnya.

International Stand Up to Bullying Day adalah acara semi-tahunan yang berlangsung pada bulan Februari dan November. Acara bulan November ini bertepatan dengan Pekan Anti-Bullying. Mereka yang berpartisipasi pada hari itu menandatangani dan mengenakan “kemeja janji” berwarna merah muda untuk mengambil sikap publik menentang perundungan. 

Hal tersebut merupakan cara non-konfrontatif untuk melawan para perundung. Hal ini pertama kali terjadi pada Februari 2008, ketika 236 sekolah, tempat kerja, dan organisasi berpartisipasi dengan mengenakan kaos merah muda. Setiap sekolah, tempat kerja, atau organisasi yang berpartisipasi menyelenggarakan stan mereka dengan bantuan yang disediakan oleh koordinator acara.

Apa Itu Perundungan?

Dilansir dari Women Connect, bullying atau perundungan merupakan suatu tindakan intimidasi yang dilakukan seseorang serta mengacu pada kesengajaan  menyakiti seseorang yang mereka anggap lebih lemah dari dirinya. Perundungan sendiri dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa yang berlangsung lama dan terulang berkali-kali. Bahkan dapat menyebabkan trauma berupa depresi, kecemasan, dan rendahnya harga diri.

Jenis-Jenis Perundungan

Penindasan terjadi dalam banyak cara, namun beberapa bentuk penindasan yang umum adalah penindasan verbal, penindasan fisik, penindasan sosial, dan penindasan maya.

  1. Penindasan fisik: ini adalah jenis penindasan yang menggunakan kekuatan fisik atau agresi terhadap orang lain (misalnya, memukul, mendorong, mendorong, menendang, dll.)
  2. Penindasan verbal: termasuk penggunaan kata-kata untuk menyerang seseorang secara verbal (misalnya, menyebut nama, menghina, menggoda, dll.)
  3. Penindasan sosial: mencoba menyakiti seseorang dengan mengucilkan mereka, menyebarkan desas-desus atau mengabaikan mereka (misalnya, bergosip, dll.)
  4. Cyberbullying: bentuk intimidasi zaman baru. Hal ini dilakukan dengan menggunakan media elektronik untuk mengancam, mempermalukan, mengintimidasi, atau mengucilkan seseorang, atau merusak reputasinya (misalnya, mengirimkan pesan teks yang mengancam).

Perundungan sebagian besar dialami oleh anak-anak sekolah dimana hal ini akan sanagat membebani, menyakitkan, dan dapat membuat orang tersebut merasa sendirian. Hal ini dapat mempengaruhi pembelajaran, persahabatan, dan yang paling penting, kesehatan fisik dan emosional.

Lalu Apa Itu Diskriminasi?

Diskriminasi adalah perlakuan seseorang secara berbeda/buruk berdasarkan karakteristik atau perbedaan tertentu. Penindasan berubah menjadi pelecehan jika perilaku bertentangan dengan Undang-Undang Hak Asasi Manusia Kanada dan berfokus pada perlakuan berbeda terhadap orang lain karena:

  1. Usia
  2. Ras (warna kulit, fitur wajah)
  3. Etnisitas (budaya, tempat tinggal, cara hidup, cara berpakaian)
  4. Agama (keyakinan agama)
  5. Orientasi seksual dan identitas gender (jika mereka gay, lesbian, biseksual, transgender
  6. atau heteroseksual)
  7. Status keluarga (jika berasal dari keluarga dengan orang tua tunggal, keluarga angkat, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga orang tua non-biologis gay atau lesbian)
  8. Status perkawinan (jika mereka lajang, menikah secara sah, pasangan ipar, janda, atau bercerai)
  9. Cacat fisik dan mental (jika mereka memiliki penyakit mental, ketidakmampuan belajar, menggunakan kursi roda)

Arti Penggunaan Kaos Pink

Penggunaan kaos berwarna pink ini dimaksudkan untuk menghormati keberagaman, kebaikan, dan kekuatan dalam diri kita semua untuk membuat perbedaan positif. Pink Shirt Day, yang diadakan setiap tahun di Kanada dan dunia, meningkatkan kesadaran tentang penindasan dan mendorong individu untuk melawan kebencian dan diskriminasi, sekaligus mendukung program yang menumbuhkan harga diri yang sehat pada anak-anak.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 



Berita Lainnya