Advertorial

DPMPTSP Kaltim Akui Investasi di KEK Maloy Terkendala Infrastruktur

Yasmin Medina Anggia Putri — Kaltim Today 10 Juli 2023 18:11
DPMPTSP Kaltim Akui Investasi di KEK Maloy Terkendala Infrastruktur
Potret KEK Maloy di Kutim yang berpotensi jadi ladang investasi. (IST)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy di Kutim memang potensial sebagai ladang investasi. Namun, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim mengakui infrastruktur menjadi kendala untuk memaksimalkan investasi di sana. 

Disampaikan Kabid Perencanaan, Pengembangan Iklim, dan Penanaman Modal DPMPTSP Kaltim, Riawati bahwa salah satu produk potensial di KEK Maloy adalah nikel. Namun, kekurangan infrastruktur jadi kendala bagi pihaknya untuk meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya di KEK Maloy. 

"Kalau dengan daerah Jawa, kita itu kekurangan infrastruktur. Bukan hanya kalau mau ke KEK Maloy saja. Hampir seluruh wilayah Kaltim, kalau mau investasi itu kita kalah bersaing di infrastruktur dengan di Jawa," jelas Riawati. 

Lalu terkait dukungan pemerintah pusat pun, lebih mengutamakan ke BUMN dibanding daerah. Selanjutnya, kendala juga terjadi di sumber daya manusia (SDM) di Kaltim yang menurutnya masih kalah. 

"SDM kita bukan hanya dari segi jumlah dan kualitas. Kalau seperti Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Barat (Jabar), mereka dari infrastruktur memadai dan tenaga kerja juga otomatis melimpah. Bahan baku pun lebih banyak," sambung Riawati. 
 
Sedangkan di Kaltim, lebih banyak memanfaatkan bahan baku yang melimpah dan diupayakan agar bisa dimanfaatkan dengan sumber daya yang ada. Namun menurut Riawati, perlu ada beberapa hal yang patut dicermati. 

"Kita bisa enggak nih, mempersiapkan diri. Harus siap kan, apalagi ada IKN. Makanya kami dengan Bank Indonesia (BI) nanti juga akan memikirkan bagaimana meningkatkan investasi masuk ke sini. Tidak hanya karena melirik mau di IKN," tegasnya. 

Menurut Riawati, momen hadirnya IKN di Kaltim memang perlu dimanfaatkan. Momentum tersebut harus disikapi dengan bijak, karena semakin ramai orang yang hendak melihat Kaltim karena adanya IKN. 

 "Rumitnya ini ketika kita bicara infrastruktur, belum mendukung dan dana pusat sebagian dialihkan ke IKN. Tapi KEK Maloy diharapkan bisa mendukung pengembangan IKN. Termasuk Kariangau dan Buluminung," ujarnya. 

Pihaknya berharap, KEK Maloy bisa tetap menjadi kawasan ekonomi khusus. Sebab dengan demikian, dari situ bisa mendapat banyak fasilitas dan jaminan untuk usaha. 

[RWT | ADV DPMPTSP KALTIM]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya