banner

Advertorial

DPRD PPU Tekankan Pentingnya Pengairan sebagai Solusi Alih Fungsi Lahan

Muhammad Razil Fauzan — Kaltim Today 04 November 2023 18:03
DPRD PPU Tekankan Pentingnya Pengairan sebagai Solusi Alih Fungsi Lahan
Anggota Komisi II DPRD PPU, Sujiati. (Fauzan/Kaltimtoday)

Kaltimtoday.co, Penajam - Anggota Komisi II DPRD PPU, Sujiati prihatin dengan maraknya alih fungsi lahan sawit akibat kekeringan yang melanda wilayah Babulu.

Sujiati mengungkapkan bahwa, sekitar 600 hektare lahan telah dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit karena kekeringan yang membuat lahan pertanian menjadi tidak produktif.

"Alih fungsi lahan sudah terjadi kisaran 600 hektare ditanami sawit. Karena memang enggak ada lagi air. Solusinya hanya ada di Bendung Irigasi Telake untuk mengairi sawah, jika kita tidak mau kehilangan lahan sawah, ya itu kuncinya," kata Sujiati.

Sujiati menekankan pentingnya pengairan sebagai solusi utama untuk mengatasi masalah alih fungsi lahan. Ia menjelaskan bahwa saat pengairan tersedia dan lancar, maka para petani akan lebih memilih untuk menanam padi daripada sawit. 

Pasokan air yang cukup menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian dan mencegah alih fungsi lahan di Babulu.

"Saat pengairannya lancar, orang tidak akan menanam sawit di sawah itu. Orang menanam sawit karena memang enggak ada air, bagaimana mau menanam padi kalau enggak ada air," jelas Sujiati.

Ia juga menyoroti peran pemerintah pusat dalam menjaga lahan pertanian dan mengatasi alih fungsi lahan. 

Sujiati berharap agar fokus pembangunan pengairan, terutama Bendung Irigasi Telake, dapat segera direalisasikan untuk mengatasi masalah kekeringan dan mencegah lebih banyak lahan pertanian yang beralih menjadi perkebunan sawit.

"Kalau pemerintah sebelah (Paser) sudah sepakat, karena juga sudah disepakati. Bahkan beberapa waktu lalu sudah masuk proses lelang di Pusat, cuma dialihkan ke Bendung Sepaku, pasokan airnya dibutuhkan,” tuturnya.

“Sebenarnya sama-sama dibutuhkan, makanya pemerintah pusat yang betul-betul ikut andil dalam mengatasi lahan pangan tidak terjadi alih fungsi lahan," sambung Sujiati.

Dengan selesainya Bendung Sepaku, ia berharap fokus pembangunan dapat dialihkan ke Bendung Irigasi Telake untuk menjaga dan mendukung lahan pertanian di PPU.

[RWT | ADV DPRD PPU]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya