Kaltim
Jelang Ibadah Haji 2023, Dinkes Kaltim Pastikan Nakes Perhatikan Kebutuhan Lansia

Kaltimtoday.co, Samarinda - Menjelang ibadah haji 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim meminta seluruh petugas haji, pembimbing, sampai tenaga kesehatan (nakes) memerhatikan kebutuhan lansia. Mengingat, tema haji tahun ini adalah Haji Ramah Lansia.
Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin, SpKJ menjelaskan, para lansia menjadi fokus untuk tahun ini. Seluruh jamaah haji juga dipastikan sudah menerima vaksinasi Covid-19 booster.
"Kami siapkan di tiap kabupaten dan kota. Vaksin selain Covid-19 juga sudah lengkap, termasuk meningitis. Jangankan yang haji, yang tidak pun wajib vaksin Covid-19," ujar Jaya kepada awak media.
Tiap kloter telah disiapkan satu dokter dan satu perawat. Bahkan tiap daerah juga ada yang membawa petugas haji daerah. Mereka juga diberikan pemahaman soal lansia agar bisa mendampingi secara maksimal.
"Mereka para nakes sudah pasti sehat, sudah dilatih dan punya sertifikatnya juga," sambung Jaya.
Tahun ini, bagi lansia yang tak punya penyakit berat maka dipersilakan untuk mendaftar. Namun bagi mereka yang mempunyai penyakit tertentu, maka tidak bisa mengikuti ibadah haji.
"Lansia berapapun umurnya kalau tidak ada penyakit ya berangkat. Selama tidak ada penyakit penyerta berat," tambahnya.
Kesehatan calon jemaah haji juga dipantau. Mulai pemeriksaan tensi darah dan penyakit komorbiditas. Hal ini dilakukan karena mempertimbangkan jumlah calon cemaah haji yang mayoritasnya merupakan lansia.
"Selama tiga tahun ke belakang, dua tahun kan praktis tidak terbang. Tahun ketiga ada tapi dibatasi. Makanya banyak calon jemaah haji lansia yang ingin berangkat tahun ini," tandasnya.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Bupati Kukar Resmikan Rumah Layak Huni untuk Lansia di Loa Janan Ulu, Hasil Kolaborasi Baznas dan BSI
- LASIK, Solusi Modern untuk Mata Minus dan Silinder
- Waspadai Kanker Ovarium: Penyebab Kematian Ginekologi Tertinggi, Kesadaran Masyarakat Masih Minim
- Klinik Koperasi Merah Putih Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu di Samarinda
- Dinkes Kaltim Imbau Warga Gencarkan 3M Plus, Kasus DBD Tembus 2.836