Daerah
Langkah Tegas Atasi Parkir Liar, Dishub Samarinda Pasangi 41 Barrier di Depan Mall SCP
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mengambil langkah tegas dalam mengatasi permasalahan parkir liar di Jalan P. Irian, Kecamatan Samarinda Kota, tepatnya depan Mall SCP. Walhasil, sebanyak 41 barrier dipasangi di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu menjelaskan alasan mengapa puluhan barrier tersebut terpasang di sekitaran wilayah parkir liar disana.
"Totalnya ada 41 barrier, dipasangi di daerah paret-paret sini, tidak mengenai rumah warga," kata Manalu pada Selasa (02/04/2024).
Manalu menyebut, sejumlah juru parkir ilegal disana pun sempat mengeluhkan saat dipasangi barrier tersebut. Namun, ini merupakan langkah tegas dari Dishub untuk menciptakan arus lalu lintas yang aman dan nyaman.
Sebelumnya, kawasan parkir liar di sana bisa menyebabkan kemacetan di jam-jam tertentu. Hal ini sangat mengganggu pengendara lain, serta menghambat arus lalu lintas.
"Mereka mengeluhkan, tapi di sini memang bukan fasilitas parkir umum. Jika mau komplain, silakan ke pihak SCP," pungkasnya.
Saat ini, para pengendara yang hendak ke Mall SCP sudah tidak bisa lagi memarkirkan kendaraannya di luar. Para pengunjung SCP harus memarkirkan kendaraannya di dalam mall, dengan membayar parkir secara resmi.
"Harapannya, para pengendara bisa tertib dan tidak memarkirkan kendaraannya di sini ya. Jika hendak ke Mall, bisa langsung masuk ke dalam, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas," tutupnya.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- PLN Gelar Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat Aplikasi PLN Mobile
- Fase Pemulihan Banjir, IKEA Salurkan Bantuan untuk 364 Keluarga di Aceh Tamiang
- Jaga Inflasi dan Tingkatkan PAD, Varia Niaga Kembangkan Program Peternakan Modern
- Komisi II Siapkan Strategi Dongkrak PAD, Varia Niaga Diminta Perluas Lini Usaha
- Selidiki Puluhan Aduan SPMB, Timwas Samarinda Sebut Tak Temukan Manipulasi Sistem









