Internasional

Paus Leo XIV Akhiri Tahun Suci 2025, Minta Roma Makin Ramah bagi Orang Kecil dan Pendatang

Kaltim Today
01 Januari 2026 10:55
Paus Leo XIV Akhiri Tahun Suci 2025, Minta Roma Makin Ramah bagi Orang Kecil dan Pendatang
Paus Leo XIV tiba untuk memimpin ibadah Vesper pertama dan 'Te Deum' di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Rabu, 31 Desember 2025. (Foto: AP/Andrew Medichini)

Kaltimtoday.co - Paus Leo XIV menutup tahun 2025 dengan doa agar Kota Roma menjadi tempat yang lebih ramah bagi pendatang dan kelompok rentan, baik muda maupun lanjut usia. Ia menyampaikan pesan tersebut dalam ibadat vespers Malam Tahun Baru di Basilika Santo Petrus, Rabu (31/12/2025).

Dalam misa syukur itu, Leo memuji penyelenggaraan Tahun Suci 2025 yang disebutnya membawa jutaan peziarah ke Roma dalam perayaan iman yang digelar setiap seperempat abad. Ia berterima kasih kepada warga kota dan para relawan yang membantu mengatur arus peziarah yang datang ke Basilika Santo Petrus dan melintas di Pintu Suci.

Leo akan secara resmi menutup Tahun Yubileum pada 6 Januari mendatang. Namun dalam homilinya, ia kembali mengingatkan permintaan Paus Fransiskus — yang membuka Tahun Suci pada 24 Desember 2024 — agar Roma menjadi kota yang lebih terbuka bagi orang lain.

“Saya ingin Roma kembali seperti itu, dan bahkan semakin demikian setelah masa rahmat ini,” ujar Leo. Ia kemudian mengajukan harapan bagi kota itu: “Apa yang bisa kita doakan untuk Roma? Semoga kota ini pantas bagi ‘yang kecil-kecilnya’. Bagi anak-anak, lansia kesepian dan rapuh, keluarga yang berjuang untuk bertahan hidup, laki-laki dan perempuan yang datang dari jauh dengan harapan hidup layak.”

Dalam ibadat tersebut tampak hadir Wali Kota Roma Roberto Gualtieri dan sejumlah pejabat lainnya.

Selain Yubileum, tahun 2025 juga menjadi tonggak bersejarah bagi Gereja Katolik karena transisi kepausan setelah Paus Fransiskus wafat pada April. Para kardinal kemudian memilih Leo, paus pertama dalam sejarah yang berasal dari Amerika Serikat.

Vatikan dalam pekan ini merilis data yang menunjukkan sekitar 3,2 juta orang mengikuti liturgi, audiensi, doa Angelus, dan audiensi khusus Yubileum di Vatikan sepanjang 2025. Angka kunjungan relatif kecil pada kuartal pertama karena masa rawat inap dan sakit panjang Fransiskus, kemudian melonjak tajam setelah Leo terpilih pada Mei.

[TOS | AP]



Berita Lainnya