Samarinda
Bangkitkan Perekonomian, HIPMI Kaltim: Pemerintah Bisa Libatkan Pelaku Usaha dan Akademisi untuk Ambil Kebijakan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Tak dapat dimungkiri, tamparan bagi sektor ekonomi begitu terasa setelah pandemi Covid-19 melanda negeri ini. Imbasnya menurun terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim. Sebagai contoh pada 2020 silam, selama 3 triwulan berturut-turut, pertumbuhan negatif menghampiri perekonomian Kaltim.
Kebijakan yang dinilai tak konsisten dari pemerintah dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran virus, faktanya memukul dunia usaha. Khususnya dirasakan sebagian besar pengusaha dan penggiat UMKM di Benua Etam.
Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kaltim, Bakri Hadi memberikan salah satu contoh, yakni saat kebijakan Kaltim Steril mulai diberlakukan pada Februari silam. Banyak penggiat usaha yang mengeluh dan kebingungan terhadap kebijakan itu.
"Pelaku usaha kebingungan kala itu. Apakah tetap menjalankan atau menghentikan usahanya. Yang pasti ini berdampak terhadap pendapatan," ungkap Bakri pada awak media beberapa waktu lalu.
View this post on Instagram
Adanya pembatasan jam malam juga dinilai cukup memberatkan. Sebab banyak usaha yang harus tutup lebih awal. Berpengaruh terhadap omzet. Sebagai contoh, usaha kuliner biasanya mempunyai jam sibuk sekitar pukul 6 sore hingga 9 malam.
"Pemerintah harusnya melibatkan akademisi dan organisasi perhimpunan. Bisa meminta pertimbangan terkait pengambilan kebijakan yang bakal diterapkan. Perlu ada sinergitas antara pemerintah dan pelaku usaha," lanjutnya.
Melihat pandemi yang masih berlangsung, Bakri tentu berharap agar ke depannya pemerintah bisa lebih konsisten terhadap kebijakan yang diambil. Agar pengusaha juga bisa beradaptasi. Sekaligus tak menciptakan kepanikan di tengah para pengusaha dan masyarakat sekitar.
[YMD | RWT]
Related Posts
- Perkuat Internal dan Persiapkan Muslub, Rapim GEPAK Kuning di Balikpapan Tunjuk Hidayat Jadi Plt Ketua
- Sambut HUT ke-81 RI, Komunitas Berau Divers Kibarkan Merah Putih dan Transplantasi Karang di Pulau Maratua
- Ruang Rapat Diskominfo Dibakar: Kerugian Capai Rp 2 Miliar, Pelaku Bullying Terancam Dipecat
- Jalan Nasional di Dusun Margasari Jembayan Amblas, BBPJN Kaltim Bakal Siapkan Jembatan Bailey
- Jalan Dusun Margasari Ambruk Sedalam 3 Meter, Akses Tenggarong-Loa Janan Dialihkan ke Samarinda









