Samarinda

PTM Menyeluruh Dijadwalkan Juli Mendatang, Puskesmas Diminta untuk Tanggap

Kaltimtoday.co, Samarinda – Tahun ajaran baru akan berlangsung pada Juli mendatang. Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah berencana untuk menggelar kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Namun dengan catatan, seluruh tenaga pengajar sudah disuntik vaksin.

Menanggapi perihal PTM di Kaltim, Gubernur Isran Noor menyampaikan bahwa hal tersebut memang sudah dibahas secara nasional.

Baca juga:  Kini Giliran Sungai Pinang, Tim Adiwiyata Samarinda Berikan Sosialisasi

“Kalau sampai Juli itu begini kondisi penurunannya membaik, kemungkinan Juli sudah bisa (PTM). Nanti kita lihat perkembangannya,” ungkap Isran singkat saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim.

Bicara soal PTM, anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati mengungkapkan telah melakukan hearing dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim beserta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Namun keputusan pastinya memang sedang dalam proses.

“Proses itu maksudnya kami dari Komisi IV sedang memverifikasi usulan-usulan dari kepala sekolah yang siap untuk melaksanakan PTM. Sebab tak sekadar menyiapkan fasilitas, tapi bagaimana si siswa ini teredukasi soal protokol kesehatan (prokes) mulai berangkat sampai pulang sekolah,” ungkap Puji.

Hal tersebut tengah disosialisasikan dengan beberapa kepala sekolah, komite sekolah, dan orangtua murid. Jika ingin menggelar PTM, maka harus dipastikan siswa dalam keadaan aman dan sehat. Prioritas saat ini adalah membuat siswa paham dengan kondisi yang ada dan menaati prokes.

Baca juga:  Vaksinasi Muara Muntai Capai 56,4 Persen, Sopan Sopian Apresiasi Nakes

“Vaksin tahap pertama untuk tenaga pendidik kan sudah. Harapan kami, tenaga pendidik lainnya juga segera mendapat vaksin. Paling tidak, setelah vaksin ada kekebalan tubuh. Ini merupakan upaya kesehatan. Prokes tetap utama,” lanjut politisi dari Fraksi Demokrat itu.

Selain itu, Komisi IV juga turut menyampaikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim agar puskesmas-puskesmas yang ada juga harus siap dalam rangka PTM. Seandainya setelah PTM berlangsung terjadi kemungkinan paling buruk yakni penularan virus, Puskesmas diminta tanggap untuk melakukan tracing secepatnya.

[YMD | RWT | ADV DPRD KALTIM]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker