Samarinda
Setelah Rasakan Manfaat, Tasya Ajak Peserta JKN-KIS Gunakan Aplikasi Mobile JKN
Kaltimtoday.co, Samarinda – Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu layanan online yang memberikan kemudahan layanan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.
Pada aplikasi tersebut, peserta dapat mengkases layanan layaknya di Kantor BPJS Kesehatan hanya dengan menggunakan gawai, sehingga peserta dapat menikmati layanan tanpa harus datang ke kantor. Tentu saja hal tersebut lebih menghemat waktu, tenaga dan biaya.
Tasya Kamila Putri (21) salah seorang pengguna aplikasi Mobile JKN menjelaskan, aplikasi tersebut sangat memudahkan peserta program JKN-KIS melalui berbagai fiture yang disediakan oleh BPJS Kesehatan seperti kartu digital, info peserta, perubahan data dan lain-lain.
“Penggunaan aplikasi Mobile JKN pada masa pandemi sangat cocok karena untuk mendapatkan layanan cukup di rumah saja. Selain itu terkadang kondisi alam juga kurang bersahabat, apalagi sekarang sedang musim hujan, alangkah baiknya kalau kita gunakan aplikasi Mobile JKN saja," tutur mahasiwi semester akhir ini.
Baca Juga: 1.804 Pedagang Tempati Lapak Pasar Pagi Tahap Pertama, Polemik Hak Pemegang SKTUB Belum UsaiView this post on InstagramBaca Juga: Polemik Lahan Pasar Bengkuring Memanas, BPKAD Samarinda: Status Aset Berdasar Penyerahan Perumnas
Dengan kemudahan layanan yang diberikan oleh aplikasi Mobile JKN, ia mengajak agar peserta JKN memanfaatkan aplikasi tersebut dengan mengunduh, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan peserta tidak kesulitan lagi.
“Terkadang kita belum mau download aplikasi Mobile JKN kalau belum perlu banget, padahal sebenarnya bisa saja kita sewaktu-waktu memerlukan karena sakit dan tidak bawa kartu, semuanya mungkin terjadi. Untuk itu saya mengajak seluruh peserta JKN yang memiliki gadget untuk download aplikasi ini,” terang Tasya.
Tasya menambahkan aplikasi Mobile JKN cukup membantu untuk mengetahui status kepesertaan dirinya dan keluarga, sehingga apabila kartunya sewaktu-waktu diperlukan tidak mengalami kendala di fasilitas kesehatan.
“Selain menu kartu digital dan ubah data, menu yang saya suka adalah status kepesertaan. Menu tersebut menampilkan status aktif atau tidak aktif, sehingga apabila tidak aktif bisa segera melapor. Jangan sampai ketika kartunya mau digunakan malah nggak aktif," ujarnya
Tasya mengharapkan seluruh peserta JKN-KIS semakin banyak menggunakan layanan berbasis online untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan dan dapat mengurangi risiko penyebaran Covid-19.
[KA | RWT | ADV]
Related Posts
- Mengakui Tak Mampu Merawat, Ibu Kandung Tega Buang Bayi yang Baru Dilahirkan
- Wali Kota Samarinda Tegaskan Dana Probebaya 2026 Tetap Utuh, Skema 60:40 Bukan Pemotongan
- Pedagang Pasar Pagi Keluhkan Tempias Hujan, Usul Penutup Fleksibel agar Estetika Bangunan Terjaga
- Imbas Insiden Tongkang Tabrak Jembatan, KSOP Samarinda Bakal Tertibkan Tambat Kapal
- DPRD Kaltim Kritik Pengembangan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II, SDM hingga Fasilitas Belum Maksimal









