HeadlineSamarinda

Tolak Dipindah, Minta Isran Noor Cabut Disposisi, Aliansi Siswa SMA 10 Samarinda Galang Petisi

Kaltimtoday.co, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor memutuskan untuk memindahkan proses belajar mengajar di SMA 10 Samarinda. Dari sebelumnya di Kampus A Jalan HM Rifaddin ke Kampus B di Jalan Perjuangan.

Keputusan ini ditolak orangtua, alumni, dan siswa SMA 10 Samarinda. Melalui petisi daring di laman change.org, Aliansi Siswa SMA 10 Samarinda mengajak masyarakat yang menolak keputusan Isran Noor untuk membubuhkan tanda tangan.

Baca juga:  Standar Pendidikan Nasional Berubah, Kadisdik Samarinda: Pancasila Bisa Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Aliansi Siswa SMA 10 Samarinda meminta dukungan netizen untuk mendesak Gubernur Kaltim Isran Noor mencabut keputusannya yang ingin memindahkan proses belajar mengajar dari Kampus A.

“Kami meminta kepada Pak Gubernur agar mencabut surat disposisi tersebut, sehingga kami bisa kembali menggunakan gedung SMA 10 Samarinda seperti dulu,” tulis Aliansi Siswa SMA 10 Samarinda dalam petisinya di laman Change.org.

Dalam petisinya, siswa juga menegaskan, ingin menuntut ilmu, tanpa ada campur tangan politik di dalamnya.

Baca juga:  Profesi Penyuluh Diprediksi Kian Menurun hingga 2024, BPPSDMP Kaltim: Padahal Sangat Berperan Penting

“Bantu kami mendapatkan hak kami sebagai siswa dengan menandatangani petisi ini agar suara kami dapat didengar oleh para pemangku kebijakan,” tulis Aliansi Siswa SMA 10 Samarinda.

Hingga berita ini diterbitkan Selasa (6/7/2021) pukul 9.30 Wita, petisi dari Aliansi Siswa SMA 10 Samarinda di laman Change.org dengan judul petisi “Tolong, Selamatkan Sekolah Kami, SMA Negeri 10 Samarinda!“, sudah mendapat dukungan 1.393 netizen.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close