Samarinda
Disdik Samarinda Dorong Pengangkatan Guru P3K Melalui Sertifikasi PPG
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda mendorong pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) untuk Guru Pelajaran Agama. Menurut Kapala Disdik Samarinda, Asli Nuryadin bahwa, masih banyak guru P3K Pelajaran Agama yang belum bisa mengikuti sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) karena terkendala biaya yang cukup mahal.
"Jadi kawan-kawan ada yang tidak bisa sertifikasi, karena belum dilaksanakan PPG dengan Universitas Mulawarman (Unmul) dan berbiaya kurang lebih Rp 6-7 juta per orang. Itu yang sedang kami perjuangkan ramai-ramai," sebut Asli, Kamis (8/4/2021).
Oleh sebab itu, perwakilan Disdik Samarinda sebelumnya telah melakukan hearing bersama Komisi IV DPRD Samarinda untuk mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar anggaran sertifikasi guru P3K bisa ditindaklanjuti.
"Kalau anggarannya tersedia, nanti akan kami dorong ke Jakarta. Supaya di pemerintah pusat lagi memilih mana yang layak untuk memasuki P3K," terangnya.
Baca Juga: 1.804 Pedagang Tempati Lapak Pasar Pagi Tahap Pertama, Polemik Hak Pemegang SKTUB Belum Usai
View this post on InstagramBaca Juga: Soal Penataan Lapak Pasar Pagi, Pedagang Sarankan Berbasis Arus Pembeli dan Perputaran Uang
Selain banyak yang belum terdata oleh Kemenag, Asli juga mengaku jika guru P3K Pelajaran Agama juga kesulitan untuk mengikuti test sertifikasi guru. Oleh sebab itu, banyak guru yang tidak lolos proses sertifikasi.
"Ada yang setahun ikut test bisa lolos, kadang ada yang sudah sepuluh tahun tidak lolos. Termasuk di (Kementrian Agama) Kemenag juga. Jadi ada sekitar 200 sampai 400 guru juga yang belum sertifikasi. Sama seperti guru pendidikan umum," paparnya.
Melalui hal itu, Asli ingin agar data guru P3K Pelajaran Agama yang sudah mengikuti sertifikasi dapat terdata di Kemenag. Oleh karenanya, pada kegiatan hearing tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kemenag.
"Tapi kemarin kawan-kawan dari Kemenag juga hadir. Mudah-mudahan nanti bisa terwujud. Kalau saya berharapnya lancar semua," pungkas dirinya.
[REF | RWT | ADV DISDIKBUD SAMARINDA]
Related Posts
- Imbas Insiden Tongkang Tabrak Jembatan, KSOP Samarinda Bakal Tertibkan Tambat Kapal
- DPRD Kaltim Kritik Pengembangan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II, SDM hingga Fasilitas Belum Maksimal
- Cegah Praktik Keuangan Ilegal, KUHP Baru Ancam Rentenir dan Pinjol Ilegal dengan Pidana Penjara
- Dua Bulan Beraksi Diam-Diam, ART Gasak Harta Kajari Samarinda
- Gedung 12 Lantai Depan UINSI Disorot TWAP Samarinda, Diduga Punya Izin Ganda dan Luasan Tak Sesuai









