Samarinda
Waduh, Fasilitas Taman Slamet Riyadi Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa taman di Jalan Slamet Riyadi memang belum selesai sepenuhnya. Masih ada sejumlah tahapan yang harus dibereskan sebelum akhirnya taman tersebut bisa dibuka untuk umum. Namun, dalam penuturan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, sudah banyak fasilitas taman yang dirusak oleh oknum warga tak bertanggung jawab.
Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani menyebutkan, misalnya seperti pintu-pintu bangunan, banyak yang dijebol oleh tangan-tangan jahil yang belum diketahui pelakunya.
“Bahkan ada pintu kami yang hilang. Nggak tahu mungkin diangkut juga,” sebut Nurrahmani.
Baca Juga: DPRD Samarinda Soroti Rencana Perluasan RSUD AMS II, Desak Pemerintah jadi Teladan Ketaatan IzinView this post on InstagramBaca Juga: Cegah Praktik Keuangan Ilegal, KUHP Baru Ancam Rentenir dan Pinjol Ilegal dengan Pidana Penjara
Hal ini pun mau tak mau membuat DLH Samarinda harus mengirimkan personel mereka untuk melakukan penjagaan ekstra ketat. Padahal sebelumnya, pihaknya sudah memberikan peringatan agar kawasan tersebut tidak boleh dimasuki oleh pihaj-pihak yang tidak memiliki kepentingan.
“Tapi tetap saja, ada yang menerobos masuk. Personil kami itu dibagi 3 shift padahal,” lanjutnya,.
Dia pun memohon kepada warga Samarinda, untuk bisa bekerjasama dalam menjaga fasilitas-fasilitas yang sudah dibangun. Jika memang tak bisa turut serta merawat, pihaknya hanya meminta agar warga tak merusak fasilitas yang sudah ada.
[KA | NON | ADV DLH SAMARINDA]
Related Posts
- Parkir Kontainer Liar di Palaran Disikat, Dishub Samarinda Gembosi Ban dan Bidik Perusahaan Pemilik
- Tabrakan Berulang Jembatan Mahulu di Luar Jam Pemanduan, Ketua DPRD Kaltim Desak Pengawalan Diperketat
- Siswa Nilai Program Seragam Gratis Pemprov Kaltim, Terima Baju Putih Abu-Abu hingga Sepatu
- Inspektorat Luruskan Temuan Perjadin DPRD Samarinda: Hanya Administratif, Tidak Ada Kerugian Negara
- Komisi III Soroti Akar Masalah Banjir, PUPR Diminta Perkuat Infrastruktur Dasar 2026








