Samarinda
Antisipasi Parkir Liar, Dishub Samarinda Pasang 30 Barrier di Depan Pasar Pagi
Kaltimtoday.co, Samarinda - Penertiban parkir di Samarinda masih terus diupayakan oleh Pemkot. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, telah dilakukan pemasangan barrier di lokasi parkir Pasar Pagi pada Rabu (19/5/2021). Hal tersebut menjadi langkah penertiban parkir di jalan-jalan protokol.
Kepala Dishub Samarinda, Herwan menjelaskan bahwa, pemasangan barrier dilakukan sejak pukul 20.00 Wita hingga 23.00 Wita.
"Ada 30 barrier dengan berat 500 kilogram yang kami pasang," ungkap Herwan saat dikonfirmasi awak media pada Kamis (20/5/2021).
Dijelaskan Herwan alasan pemasangan barrier itu dilatarbelakangi oleh persoalan parkir yang masih terjadi walau Pemkot sudah menyatakan larangan. Sebelumnya, Dishub Samarinda sudah menggelar sosialisasi sampai kebijakan ini hadir.
Ditanya seberapa lama waktu pemasangan barrier di Pasar Pagi itu, Herwan menyebut itu bergantung dengan kesadaran masyarakat sendiri. Seandainya parkir sudah rapi dan lahan yang ada berkesesuaian dengan aturan, Dishub Samarinda segera mencabut barrier-nya.
Baca Juga: DPRD Samarinda Soroti Rencana Perluasan RSUD AMS II, Desak Pemerintah jadi Teladan Ketaatan Izin
View this post on InstagramBaca Juga: Wali Kota Samarinda Tegaskan Dana Probebaya 2026 Tetap Utuh, Skema 60:40 Bukan Pemotongan
"Kalau masyarakat sudah tertib baru akan kami cabut kembali barrier-nya. Sebelumnya sudah dilarang namun kembali lagi," lanjut Herwan.
Evaluasi tiap minggu dilakukan oleh pihaknya terkait pemasangan barrier tersebut. Juru parkir juga sudah menyatakan bakal mengikuti aturan yang dibuat Pemkot. Tujuannya tak lain dan tak bukan agar tak ditemukan lagi parkir di depan Pasar Pagi yang memakan badan jalan.
Pemasangan barrier baru dilakukan di Pasar Pagi saja. Untuk lokasi lain, Pasar Segiri dan Pasar Sungai Dama diperkirakan akan menyusul untuk dipasang barrier.
"Kalau terpantau tidak tertib akan kami pasang juga. Seperti di Pasar Segiri di deretan pintu masuk parkir," tandasnya.
[YMD | RWT]
Related Posts
- Tabrakan Berulang Jembatan Mahulu di Luar Jam Pemanduan, Ketua DPRD Kaltim Desak Pengawalan Diperketat
- Siswa Nilai Program Seragam Gratis Pemprov Kaltim, Terima Baju Putih Abu-Abu hingga Sepatu
- Inspektorat Luruskan Temuan Perjadin DPRD Samarinda: Hanya Administratif, Tidak Ada Kerugian Negara
- Komisi III Soroti Akar Masalah Banjir, PUPR Diminta Perkuat Infrastruktur Dasar 2026
- Pemprov Kaltim Dorong Perusda Kelola Penggolongan Jembatan Sungai Mahakam








