Samarinda
Berikan Kursi DPRD Samarinda ke Putra Wali Kota, Arbain: Saya Diminta Jadi Tim Percepatan Pembangunan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi Gerindra, Arbain membenarkan bahwa posisi akan diganti oleh putra wali kota Samarinda, Andi Muhammad Afif Reyhan Harun melalui pergantian antar waktu (PAW). Adapun pergantian itu rencananya akan digelar dalam waktu dekat ini.
Ditemui Kaltimtoday.co, pada Jumat (24/9/2021) di ruang kerjanya di DPRD Samarinda Arbain mengatakan, sebagai kader partai dia diminta Wali Kota Samarinda Andi Harun sebagai tim percepatan pembangunan. Permintaan itu dia terima.
“Iya, itu saja, diminta untuk mendampingi wali kota Samarinda, rencananya sebagai tim percepatan pembangunan,” ungkap Arbain.
Baca Juga: Gedung 12 Lantai Depan UINSI Disorot TWAP Samarinda, Diduga Punya Izin Ganda dan Luasan Tak SesuaiBaca Juga: Siswa Nilai Program Seragam Gratis Pemprov Kaltim, Terima Baju Putih Abu-Abu hingga SepatuView this post on InstagramBaca Juga: Inspektorat Luruskan Temuan Perjadin DPRD Samarinda: Hanya Administratif, Tidak Ada Kerugian NegaraBaca Juga: Evaluasi Tahunan MPP Samarinda: Grafik Pengunjung Terus Menanjak, Loket Tak Produktif Bakal Diganti
Karena menerima permintaan Wali Kota Samarinda Andi Harun, otomatis kursi DPRD Samarinda yang ditinggal Arbain bakal diisi kader Partai Gerindra yang dulunya mencalonkan diri di daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Sungai Pinang dan Samarinda Utara. Dapil yang sama dengan Arbain.
“Kalau berdasarkan aturan, berarti suara di bawah saya Andi Muhammad Afif Reyhan Harun,” sebutnya.
Menurut Arbain, dirinya di PAW merupakan hal yang lumrah sebagai kader partai, dimanapun penempatan seorang kader tetap berkontribusi untuk pembangunan dan kemajuan Samarinda. Dia mengaku akan berperan dan berpartisipasi dimanapun tujuannya tetap sama yaitu pembangunan.
“Wali kota menilai saya salah satu kader yang dianggap berpotensi untuk diperbantukan. Iya diminta sebagai tim,” ujar Arbain.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda tersebut, mengaku merasa bangga dirinya diminta wali kota ikut berperan dan berpartisipasi di bagian eksekutif.
“Saya rasa ini kebanggan karena, seperti halnya seorang kader diminta gubernur atau presiden untuk menjadi pejabat, menteri, staf dan lainnya untuk membantu di pemerintahan, iya kira-kira begitu,” jelasnya.
Sementara jumlah tim percepatan pembangunan yang dibentuk wali kota Samarinda, disebutkan Arbain, bahwa dirinya belum mengetahui secara detail.
Namun, menurutnya tim tersebut dibentuk dalam hal merumuskan berbagai kebijakan pembangunan pada 2022 mendatang sesuai visi misi Andi Harun-Rusmadi.
[SDH | TOS | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Empat Bulan Buron, Dua DPO Persiapan Bom Molotov Belum Tertangkap
- Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Samarinda Ulu, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Dari Sydney hingga Gaza, Begini Kontras Dunia Menyambut Tahun Baru 2026
- Teras Samarinda Jadi Pusat Hiburan Masyarakat, Pemkot Samarinda Pastikan Perayaan Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api
- Imbas Larangan Perayaan Kembang Api Tahun Baru, Omzet Penjualan Pedagang Samarinda Anjlok








